Yamaha NMax

Silaturahmi ke Ayo Media Network, Kanwil DJP Jawa Barat 1 Siap Bermetamorfosis

  Selasa, 16 Juli 2019   Dadi Haryadi
Direktur Utama Ayo Media Network Hilman Hidayat menerima cendera mata dari Kasi Kerjasama dan Humas Kanwil DJP Jabar 1 Sintayawati Wisnigraha. (istimewa)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--Tim Humas Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Barat 1 melakukan kunjungan ke kantor Ayo Media Network, Senin (16/7/2019) pagi. Dalam kunjungan tersebut, tim mendapat pencerahan mengenai mediamorfosis, yakni transformasi media komunikasi.

Kasi Kerjasama dan Humas Kanwil DJP Jabar 1 Sintayawati Wisnigraha mengakui pihaknya perlu melakukan penyesuaian pola kerja baru dengan perkembangan teknologi informasi. Hal ini agar sosialisasi bisa lebih efektif dan efisien.

"Era digital mendorong kami berubah dan melakukan penyesuaian dengan perkembangan zaman. Ini sangat penting agar program-program serta kebijakan-kebijakan bisa tersampaikan kepada masyarakat, khususnya kepada wajib pajak," ujarnya dalam perbincangan.

AYO BACA : Peringatan Hari Pajak, Kanwil DJP Jabar I Gelar Senam Sehat

Menurutnya, sistem birokrasi kerap menjadi kendala humas dalam berkegiatan sehingga sulit mengejar kecepatan perubahan.

Namun menurut Sinta, saat ini, DJP tengah mengejar perubahan itu melalui reformasi perpajakan. "Dengan lima pilar reformasi perpajakan, yaitu  organisasi, SDM, TI dan Basis Data, Proses Bisnis, dan Peraturan, diharapkan kami dapat meraih ketertinggalan itu," ujarnya.

Karena itu, dia berharap Ayo Media Network sebagai perusahaan media yang telah berinovasi bisa ikut mendukung penyebaran informasi secara lebih luas dan terarah, terutama dalam mendorong tingkat kepatuhan wajib pajak.

AYO BACA : Kanwil DJP Jabar I Sabet Juara II Tax Factor 2019

"Kami masih punya banyak kelemahan dan kekurangan sehingga membutuhkan dukungan dari media massa, khususnya kawan-kawan di Ayo Media Network," ucapnya.

Sementara itu, Direktur Utama Ayo Media Network Hilman Hidayat menjelaskan mediamorfosis merupakan bagian dari dampak revolusi industri 4.0 sehingga menuntut media massa serta stakeholders seperti humas ikut melakukan penyesuaian.

"Inovasi dan pemanfaatan teknologi digital menjadi kunci agar terhindar dari dampak buruk disrupsi sehingga kita bisa berselancar di atasnya," kata Hilman.

Selain portal media di 12 daerah di pulau Jawa, pihaknya juga memiliki 10 layanan di media sosial dan media luar ruang untuk memudahkan mitra melakukan sosialisasi sekaligus pengumpulan data sehingga informasi menjadi lebih masif, luas dan terarah.

"Big Data sangat diperlukan bagi mitra untuk melakukan pemetaan dan analisa sehingga bisa menyusun strategi yang lebih tepat. Dan kami siap mendukung mitra," pungkasnya.

AYO BACA : Dorong UMKM, DJP Jawa Barat I Gelar Business Development Service

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar