Yamaha Aerox

BNPB: Jabar dan 6 Provinsi Lainnya Tengah Alami Kekeringan

  Selasa, 16 Juli 2019   Fira Nursyabani
Sejumlah anak bermain di areal persawahan yang terdampak kekeringan di Jalan Cimincrang, Gedebage, Kota Bandung, (26/6/2019). (Kavin Faza/ayobandung.com)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Pelaksana Harian Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Agus Wibowo mengatakan kekeringan tengah terjadi di Jawa Barat dan enam provinsi lainnya di Indonesia.

"Banyak lokasi yang terjadi kekeringan, seperti  di Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur," katanya, Selasa (16/7/2019).

AYO BACA : BNPB Siapkan Hujan Buatan Untuk Atasi Kekeringan

Ia menjelaskan secara keseluruhan terdapat sebanyak 79 kabupaten/kota di tujuh provinsi tersebut yang mengalami kekeringan dengan perincian 1.969 desa/kelurahan di 556 kecamatan.

BNPB memperkirakan masih ada wilayah lain yang juga akan mengalami kekeringan karena Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan puncak musim kemarau 2019 akan terjadi pada pertengahan Agustus.

AYO BACA : Kekeringan Ekstrem Ancam Cirebon, Indramayu, dan Majalengka

"BNPB sudah mempersiapkan dana siap pakai apabila ada daerah yang kekeringan dan memerlukan bantuan," katanya.

Selain itu, kata dia, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di masing-masing daerah juga tetap berupaya mengatasi kekeringan bekerja sama dengan pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, lembaga sosial, dunia usaha, dan masyarakat.

"Pengiriman air bersih ke wilayah-wilayah yang terdampak kekeringan terus dilakukan menggunakan mobil-mobil tangki. BPBD juga mengupayakan pembuatan sumur bor dan hidran umum," katanya.

Di beberapa wilayah, terutama yang mengalami hingga 60 hari tanpa hujan, kata dia, juga sudah dilakukan operasi udara untuk membuat hujan buatan. Namun, data rinci tentang operasi tersebut masih dikumpulkan.

"BNPB dan BPBD juga berupaya dengan melakukan kampanye hemat air," ungkap Agus Wibowo.

AYO BACA : 29.913 Hektar Sawah di Jabar Alami Dampak Kekeringan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar