Yamaha Lexi

Iwa Karniwa Janjikan Tahura Juanda Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

  Senin, 15 Juli 2019   Nur Khansa Ranawati
Sejumlah pengunjung berfoto di Jembatan Gantung Curug Koleang, Kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Djuanda, Bandung, Sabtu (9/2/2019). Tahura Djuanda akan dikembangan menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) oleh pemerintah provinsi Jawa Barat. (Irfan Al-Faritsi/ayobandung.com)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM -- Pengelolaan kompleks Taman Hutan Raya (Tahura) Juanda saat ini tengah dikembangkan menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) oleh pihak Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Sekretaris Daerah Jabar, Iwa Karniwa mengatakan saat ini tahap tersebut tengah berada dalam pembahasan peraturan gubernur (pergub).

"Untuk BLUD Tahura ini diperlukan 16 pergub, barusan kita bahas enam pergub yang sudah selesai. Nanti akan dibahas tiga pergub lagi terkait dengan strategi bussiness plan ke depannya," ungkap Iwa ketika ditemui di depan ruang kerjanya di Gedung Sate Bandung, Senin (15/7/2019). 

Setelah pergub rampung, dia mengatakan, tahap selanjutnya adalah evaluasi dari pihak Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Nantinya, pengelolaan Tahura Juanda diproyeksikan tidak akan lagi tergantung dari APBD.

AYO BACA : Perluasan Tahura Juanda Mendesak untuk Kurangi Banjir Cekungan Bandung

"Nanti minta BPKAD melakukan evaluasi. Dari perkembangan yang ada, kita prediksi nanti Tahura dimungkinkan tidak jadi beban APBD, malah jadi profit center, karena bisa dikerjasamakan dengan pihak lain dan lingkungan tetap terjaga dengan baik," ungkapnya.

Di samping itu, Iwa mengatakan, urgensi dari perubahan pengelolaan Tahura Juanda menjadi BLUD ini adalah untuk memaksimalkan seluruh potensi yang ada di sana, mulai dari potensi wisata hingga peningkatan keuangan daerah.

"Ini adalah soal bagaimana mengoptimalkan semua potensi yang ada di Tahura, dari sisi kehutanannya, tata kelola, dan meningkatkan pendapatan. Yang jauh lebih penting adalah untuk mempercepat kesejahteraan masyarakat," jelasnya.

AYO BACA : Kawasan Tahura Bakal Diperluas hingga Ujungberung

Menurutnya, proses perumusan BLUD tersebut dapat mulai berjalan ketika sudah ada setidaknya sembilan pergub yang terpenuhi. Dirinya menargetkan hal tersebut selesai bulan ini.

"Tiga (pergub) sedang dalam proses, (kalau sudah) sembilan bisa langsung jalan. Mudah-mudahan Juli bisa selesai semua, sehingga proses pelaksanaan di Agustus-September bisa mulai berjalan," jelasnya. 

Adapun BLUD berdasarkan Peraturan Pemerintah Dalam Negeri Nomor 61 Tahun 2007 adalah perangkat daerah atau unit kerja pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan pemda yang bersangkutan yang dibentuk guna memberikan pelayanan kepada masyarakat berupa penyediaan barang dan atau jasa. Dijual tanpa mengutamakan mencari keuntungan, didasarkan pada prinsip efisiensi dan produktivitas. 

Sementara, pola pengelolaan keuangan BLUD berfokus pada fleksibilitas dalam menerapkan praktek-praktek bisnis yang sehat untuk meningkatkan pelayanan masyarakat dalam rangka memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa, sebagai pengecualian dari ketentuan pengelolaan keuangan daerah pada umumnya. 

AYO BACA : Sekda Iwa: Tahura akan Dikembangkan Jadi BLUD

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar