Yamaha Mio S

Ingin Konsep Terbuka, Babakaran Pindah Gerai ke Dago

  Sabtu, 13 Juli 2019   Nur Khansa Ranawati
Gerai Babakaran

COBLONG, AYOBANDUNG.COM--Setelah beroperasi hampir tiga tahun lebih, Babakaran yang merupakan salah satu kedai sate bumbu gurih khas Bandung memutuskan untuk memindahkan gerai ke kawasan Dago dari outlet sebelumnya di Jalan Aria Jipang nomor 1-3.

Pemilik Babakaran, Mardiansyah Fajar Kurniadi mengatakan pemindahan outlet dilakukan karena mereka ingin mengembalikan suasana gerai dengan suasana terbuka seperti di masa awal. Konsep ruang terbuka itu banyak dicari para pelanggan.

“Mungkin orang-orang udah pada kangen makan di Babakaran dengan konsep terbuka seperti waktu awal buka, makanya saya pikir ya sudah kita pindah lagi aja ke Dago, udah saatnya kita buka lagi disana, memang lebih banyak punya customer di sana dibandingkan tempat sebelumnya,” ujar Fajar.

Pembukaan restoran di kawasan Dago ini telah dilakukan sejak pertengahan April lalu. Lokasi kedai restoran Babakaran tersebut berada di Jl. Ir. H. Djuanda No 138, tepat di depan toko Makuta Bandung.

Disebutkan Fajar, proses perpindahan outlet dengan segala perubahan strategi dan branding tersebut terbilang cukup menantang. Fajar juga mengatakan bahwa dia dan timnya sedang menyiapkan tempat baru di Sidoarjo, Jawa Timur dalam waktu dekat.

Restoran ini memiliki tagline sate dan sambal khas Bandung dan menjadi restoran yang pertama di Bandung yang bisa menjual banyam varian sate dan menjualnya secara satu persatu (a la carte). Selain itu Babakaran juga memiliki beberapa menu andalan seperti sate ayam, sate kulit, sate sapi, sate usus dan juga sambal khas Babakaran yang selalu menjadi idaman para pengunjung.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar