Yamaha Mio S

DP Mutilasi KW Karena Masalah Utang dan Tak Mau Hubungannya Terbongkar

  Jumat, 12 Juli 2019   M. Naufal Hafizh
Ilustrasi. (Pixabay)

BANYUMAS, AYOBANDUNG.COM—Selain masalah asmara, utang menjadi motif DP memutilasi Komsatun Wachidah. Diberitakan sebelumnya, Komsatun Wachidah adalah korban mutilasi DP, kejadian teesebut terjadi di bilangan bilangan Puncak, Bogor.

AYO BACA : Korban Mutilasi di Banyumas Dipastikan PNS Kota Bandung

Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara saat dikonfirmasi membenarkan bahwa pelaku menghabisi nyawa KW lantaran tak mampu membayar utangnya.

AYO BACA : Keluarga Korban Mutilasi Sempat Laporkan Kehilangan ke Polsek Cileunyi

"Keduanya terjalin hubungan gelap. Korban minta dinikahi. Karena tidak mau dan takut hubungannya terbongkar, pelaku akhirnya menghabisi korban dengan parang," ujarnya, Jumat (12/7/2019).

Pelaku menghantamkan parang ke kepala bagian belakang korban. Seketika, korban tersungkur dan tewas seketika. "Lantas pelaku memutilasi korban untuk menhilangkan jejak kejahatannya," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, penemuan potongan tubuh korban mutilasi di Dusun Plandi, Desa Watuagung, Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas, Kamis (11/7/2019) malam sempat menggegerkan warga Banyumas. 

Jasad termutilasi yang berada dalam kondisi hangus tersebut ditemukan oleh seorang warga. (Vedyana Ardyansah)

AYO BACA : Kasus Mutilasi PNS, Kemenag Bandung: Kami Masih Tunggu Keterangan Resmi

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar