Yamaha Mio S

PAN Minta Jokowi Tolak Pemulangan Rizieq Shihab Jadi Syarat Rekonsiliasi

  Jumat, 12 Juli 2019   Fira Nursyabani
Anggota Fraksi PAN DPR RI Bara Hasibuan memberikan pernyataan di kompleks MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Kamis (11/7/2019). (ANTARA News/Imam B.)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Wakil Ketua Umum DPP PAN Bara Hasibuan menyarankan agar Presiden RI Joko Widodo menolak syarat rekonsiliasi. Syarat tersebut adalah pemulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dari Arab Saudi.

"Saya ingin menyerukan kepada Presiden untuk menolak persyaratan rekonsiliasi tersebut karena bisa menjadi preseden buruk dalam pemilihan presiden berikutnya," kata Bara di kompleks MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Jumat (11/7/2019).

AYO BACA : Luhut Binsar: Apa Urusan Rekonsiliasi dengan Rizieq?

Bara mengatakan bahwa ide rekonsiliasi dan pemulangan Rizieq Shihab merupakan dua hal yang berbeda. Menurut dia, kasus Rizieq Shihab adalah persoalan hukum tersendiri yang tidak bisa diintervensi kepentingan politik.

Sementara itu, rekonsiliasi pasca-Pilpres 2019 merupakan rekonsiliasi politik yang memang dibutuhkan sebagai suatu tradisi dalam demokrasi Indonesia setelah melaksanakan pilpres. "Pilpres 2019 berlangsung sangat panas, menimbulkan luka dan polarisasi di tengah masyarakat sehingga perlu suatu tindakan simbolis berupa rekonsiliasi politik," ujarnya.

AYO BACA : Pemulangan Habib Rizieq Jadi Syarat Rekonsiliasi Jokowi-Prabowo dari Gerindra

Bara menilai kalau langkah rekonsiliasi itu dicampuri dengan ide pemulangan Rizieq Shihab, itu merupakan bentuk pengkhianatan atas ide rekonsiliasi itu sendiri. Ia menilai rekonsiliasi bisa berhasil dan terlaksana jika ada sikap kebesaran hati yang ditunjukkan pihak kalah.

Ia mengatakan, seharusnya rekonsiliasi tidak mengajukan persyaratan apa pun dari pihak yang kalah. "Kebesaran hati itu belum ditunjukkan secara penuh oleh pihak Prabowo, misalnya belum memberikan selamat kepada Jokowi, belum mengajak para pendukungnya meninggalkan perbedaan dan meninggalkan sikap-sikap yang bermusuhan," katanya.

Ia menekankan bahwa apa yang terjadi terhadap Rizieq Shihab adalah masalah hukum dan prosesnya harus ditangani secara hukum sehingga tidak bisa dikaitkan dengan politik. Bara menilai kalau permintaan pemulangan itu dipenuhi Jokowi, akan menimbulkan kesan bahwa kasus Rizieq Shihab adalah bagian dari permainan politik dan itu tidak baik.

AYO BACA : Polisi Hentikan Kasus Rizieq Shihab, Kenapa?

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar