Yamaha Lexi

Rekayasa Lalin Sukajadi, Titik Kemacetan Terjadi di Luar Jalur Uji Coba

  Kamis, 11 Juli 2019   Nur Khansa Ranawati
Kasatlantas Polrestabes Bandung AKBP Agung Reza. (Nur Khansa/ayobandung)

CICENDO, AYOBANDUNG.COM -- Hari ini, Kamis (11/9/2019) merupakan hari pertama pelaksanaan uji coba rekayasa arus lalulintas di sekitaran kawasan Sukajadi, Bandung. Berdasarkan pantauan Kasatlantas Polrestabes Bandung AKBP Agung Reza di lokasi, titik kemacetan sejauh ini terjadi di jalan-jalan selain jalur rekayasa utama akibat pelimpahan arus lalulintas.

"Dari Cipaganti atas ke bawah itu lancar, dari Eyckman ke atas lancar, memang titik yang semula padat jadi lancar, tapi di titik-titik simpul terjadi kemacetan karena jadi awal titik rekayasa," ungkapnya ketika ditemui di area Jalan Cipaganti di bawah jembatan Pasopati. 

AYO BACA : Hari Pertama Rekayasa Lalin Sukajadi, Kendaraan Mengular Hingga Pasteur

Adapun rute yang direkayasa adalah Jalan Sukajadi yang menjadi satu arah, dan Jalan Setiabudhi-Cipaganti yang menjadi satu arah dari atas menuju bawah. Ruas jalan Cipaganti-Pasteur di bawah fly over Pasopati menjadi salah satu titik yang paling terdampak. 

"Untuk saat ini terpantau titik kemacetan ada di Cipaganti-Pasteur, karena memang ini titik pertemuan mulai dari bawah seperti Abdul Rifai, kemudian Cipaganti, Pasteur dan Djunjunan, ketemunya disini. Yang kedua di titik Ecykman-Sukajadi bawah itu juga jadi titik petemuan sehingga harus diantisipasi," ungkapnya. 

AYO BACA : Netizen Keluhkan Rekayasa Lalin di Jalan Sukajadi-Setiabudi-Cipaganti

Berdasarkan pantauan Ayobandung.com sekitar pukul 13.30, kepadatan di area bawah jembatan Pasopati masih terjadi. Sementara itu, berbelok ke Jalan Eyckman, kondisi lalin terpantau relatif lancar. Namun, kepadatan kembali terjadi di kawasan Jalan Cemara karena lalulintas menuju Jalan Dago, Setiabudhi, Ciumbuleuit dan sekitarnya yang biasanya dapat diakses dari bawah Jalan Cipaganti seluruhnya dilimpahkan ke jalur tersebut.

Sementara, kawasan Jalan Setiabudhi terpantau relatif lancar karena jalan tersebut hanya memuat kendaraan satu arah menuju bawah. Kendaraan yang mengarah ke bawah dibagi ke dalam dua lajur kiri dan kanan. Lajur kanan diperuntukkan bagi kendaraan yang hendak menuju Jalan Cipaganti, Pasteur dan Djunjunan. Sementara lajur kiri diperuntukkan bagi kendaraan yang akan menuju Jalan Cihampelas, Dago, Gandok, Ciumuleuit, dan sekitarnya.

Agung mengatakan, kepadatan di jalur-jalur sekitar kawasan rekayasa lalin tersebut akan terjadi selama kurang lebih satu minggu lamanya mengingat kawasan yang terkena dampak rekayasa cukup luas dan merupakan salah satu kawasan padat kendaraan. Selain itu, banyaknya pengendara yang masih bingung di masing-masing titik persimpangan menuju area yang terdampak rekayasa menjadi salah satu penyebab macetnya lalulintas. 

"Kepadatan hari ini pasti terjadi kurang lebih seminggu, karena merubah kebiasaan satu area yang luas. Masyarakat juga masih banyak tadi masih pada bingung  sehingga terjadi perlambatan," ungkapnya. 

AYO BACA : Infografis: Peta Rekayasa Lalu Lintas Sukajadi-Setiabudi-Cipaganti

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar