Yamaha Lexi

Bebani Kerja Jantung, Olahraga di Malam Hari Tak Dianjurkan

  Kamis, 11 Juli 2019   Fira Nursyabani
Ilustrasi - Seorang warga melakukan olahraga panjat tebing jenis Bouldering di Gelanggang Olahraga (GOR) Saparua, Jalan Banda, Kota Bandung, Selasa (28/5/2019). (Kavin Faza/ayobandung.com)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Ahli fisiologi olahraga dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI), Dr Jajat Darajat Kusumah Negara, tidak menganjurkan olahraga di malam hari. Hal itu dinilai bisa membebani kerja jantung. Jajat yang melakukan penelitian gelar doktor tentang dampak futsal bagi fungsi kognitif mengatakan, waktu olahraga yang paling dianjurkan adalah pagi atau sore hari.

Dia mengatakan olahraga di malam hari setelah beraktivitas seharian membebani kerja jantung karena tidak memiliki waktu istirahat yang cukup. Mengistirahatkan irama jantung di malam hari juga memberikan waktu pemulihan bagi tubuh setelah beraktivitas sehari penuh.

AYO BACA : Olahraga Tingkatkan Daya Ingat pada Lansia

"Biarkanlah jantung kita beristirahat, iramanya rendah, sebaiknya dikurangi olahraga malam hari," kata Jajat.

Jajat yang dulunya atlet sofbol nasional itu menyarankan olahraga dilakukan pada pagi hari hingga pukul 09.00 atau 10.00. Ia mengungkapkan bahwa olahraga futsal yang dilakukan oleh anak remaja selama 60 menit dan lima kali dalam seminggu bisa meningkatkan hormon kortisol yang berkaitan dengan stress, serta kadar MDA yang membentuk radikal bebas dalam tubuh.

AYO BACA : GOR Saparua Tempat Olahraga Gratis Fasilitas Lengkap

Dia mengatakan berolahraga berintensitas tinggi secara terus menerus bisa membentuk radikal bebas jika tidak diimbangi dengan asupan nutrisi yang mengandung vitamin C, vitamin E, likopen, dan flavonoid.

Oleh karena itu Jajat sangat menganjurkan orang yang gemar berolahraga secara terus menerus untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya, terutama dengan makan sayur dan buah yang mengandung antioksidan tinggi.

Olahraga yang baik harus dimulai dengan aktivitas dan intensitas yang ringan, kemudian berlanjut ke olahraga yang lebih lama dan intensitas yang lebih berat seiring meningkatnya kemampuan tubuh.

AYO BACA : Olahraga Sambil Mencuci dengan Sepeda

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar