Yamaha

40 Hari Ditinggal Ibu Ani, SBY: Saya Terus Menata Hati

  Kamis, 11 Juli 2019   Fira Nursyabani
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono berziarah ke makam istrinya, Kristiani Herrawati atau Ani Yudhoyono di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, Rabu (5/6/2019). (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

BOGOR, AYOBANDUNG.COM -- Presiden keenam RI sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan saat ini tengah terus berupaya menata hati setelah ditinggalkan istri tercintanya, Ani Yudhoyono.

"Saya terus menata hati dan membangun kembali semangat jalan hidup saya yang baru. Dalam keyakinan saya, pada saatnya nanti saya sepenuhnya menerima kenyataan hidup ini," kata SBY dalam acara doa bersama 40 hari wafatnya Ani Yudhoyono di Cikeas, Bogor, Rabu (10/7/2019).

AYO BACA : Keluarga SBY Gelar Doa Bersama 40 Hari Wafatnya Ani Yudhoyono

SBY mengaku terus terkenang sosok almarhumah istrinya semasa hidup. Selama Ani Yudhoyono dirawat di National University Hospital karena penyakit kanker darah, SBY selalu mendampingi.

Kini, SBY tengah menyusun sebuah memoar tentang perjalanan cinta dirinya bersama Ani Yudhoyono, termasuk betapa gigihnya Ani bertahan melawan kanker darah yang diderita hingga mengembuskan napas terakhir.

AYO BACA : Pesan Jokowi untuk AHY, Temani SBY Melewati Masa Sulit

SBY mengakui bahwa dirinya sering kali tidak mudah untuk menulis kisah-kisah itu. Namun, dia terus berusaha meskipun emosinya terkadang mengalami pasang surut.

Lebih jauh pada kesempatan tersebut, SBY juga mengucapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh sahabat, kolega, dan masyarakat yang terus mendoakan mendiang istrinya. Ia mengetahui hingga saat ini masih ada masyarakat yang berziarah ke Taman Makam Pahlawan Kalibata untuk mendoakan Ani Yudhoyono.

"Saya tahu banyak sahabat yang hingga hari ini masih mendoakan, termasuk berziarah di Kalibata. Izinkan kami mengucapkan terima kasih," kata SBY.

AYO BACA : SBY Kenang Batik Hitam Pilihan Ibu Ani untuk Lebaran Tahun Ini

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar