Yamaha Aerox

Kebakaran Pabrik di Cibolerang, Api Diduga Dari Dapur

  Kamis, 11 Juli 2019   Faqih Rohman Syafei
Kebakaran yang melanda sebuah pabrik makanan ringan di Jalan Cibolerang, Kelurahan Margasuka, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung pada Selasa (10/7/2019) malam

BABAKAN CIPARAY, AYOBANDUNG.COM--Kebakaran yang melanda sebuah pabrik makanan ringan di Jalan Cibolerang, Kelurahan Margasuka, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung pada Selasa (10/7/2019) malam percikan api berasal dari bagian dapur bangunan. Sebanyak ratusan petugas gabungan diturunkan dalam upaya pemadaman. 

Kepala Diskar PB Kota Bandung, Dadang Iriana mengatakan awalnya percikan api muncul dari bagian dapur bangunan sejak sore hari kemudian oleh petugas keamanan pabrik sempat dipadamkan. Namun, diduga api belum padam seluruhnya sekitar pukul 20.40 WIB api membesar dan melahap bangunan ini. 

"Dipadamkan oleh petugas sini, dianggap selesai taunya ada api yang belum terpadamkan akhirnya seperti ini. Awalnya dari tempat menggoreng ciki atau dari lantai dasar dapur," ujarnya kepada awak media, Selasa (11/7/2019).

Dalam upaya memadamkan kobaran api, pihaknya mengerahkan ratusan petugas gabungan dan sekitar 39 unit armada damkar ke lokasi kejadian. Pasokan air menjadi salah satu kendala penghambat proses pemadaman. 

"Kesulitannya cari air, tadi juga harus lari ke Kopo di bawah flyover ada sungai ngambil dari situ. Terdekat sungai disitu dan ada airnya lagi," katanya. 

Dia menjelaskan selain air, kendala lainnya dilokasi adalah faktor bangunan yang dikhawatirkan roboh karema telah dilahap si jago merah. Bahkan, dibagian belakang bangunan yang sudah ambruk selebihnya bisa teratasi dengan baik. 

"Di satu sisi ada anggota ingin masuk untuk percepat pemadaman. Tapi di satu sisi lain ada ketakutan atau ke khawatiran bangunan ambruk," terangnya. 

Dadang menambahkan api melahap satu bangunan pabrik makanan ringan saja, tidak sampai merembet ke bangunan yang berada di sekitarnya. Untuk total kerugian material belum bisa ditaksir, perlu dilakukan invetarisir terlebih dahulu. 

"Beruntung pada peristiwa ini tidak ada korban jiwa, sedangkan kerugian yakni satu bangunan pabrik terbakar untuk jumlah material belum bisa dihitung," pungkasnya.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar