Yamaha Lexi

Kualitas Air di Kota Cimahi Masih Buruk, Ini Langkah DLH

  Selasa, 09 Juli 2019   Dadi Haryadi
(Pixabay.com)

CIMAHI UTARA, AYOBANDUNG.COM--Kualitas baku mutu air di Kota Cimahi masih tergolong buruk. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyebut kontribusi terbesarnya disebabkan oleh limbah domestik rumah tangga. 

Kepala DLH Kota Cimahi, M. Ronny mengatakan buruknya kualitas air di Kota Cimahi disebabkan karena masih banyaknya pencemaran lingkungan. Beberapa di antaranya, yakni berasal dari kegiatan domestik rumah tangga, industri, sedimentasi, sampah, dan peternakan serta pertanian.

AYO BACA : Bapak Ini Mengolah Air Hujan Jadi Air Layak Minum

Dari keseluruhannya, ternyata limbah domestik rumah tangga ini sangat besar sekitar diatas 60% dari keseluruhan limbah yang ada di Kota Cimahi, ujarnya, Selasa (9/7/2019).

Menurutnya, indikatornya dilihat dari jumlah bakteri koliformnya yang cukup relatif tinggi terutama untuk baku mutu wilayah sungai. Langkah yang dilakukan untuk memperbaiki kualitas air di Kota Cimahi, DLH Kota Cimahi hingga kini terus mendorong instalasi pengelolaan air limbah agar bisa lebih baik.

AYO BACA : LIPI: Limbah Rumah Tangga Bebani 70% Pencemaran di Citarum

Apalagi sekarang kaitan dengan Citarum Harum jelas pembinaan perusahaan dan pengelolaan IPAL harus lebih baik dan memenuhi baku mutu. Alhamdulillah dibantu Dansektor sudah mulai baik, dan kami koordinasi dengan DPKP, katanya.

Ditambahkannya, langkah antisipasi lainnya dengan membuat septictank komunal yang ada di beberapa daerah di Kota Cimahi. Sehingga limbah domestik seperti tinja bisa teratasi dengan baik.

Dibangun lebih dari 100 septictank sambungan rumah. Jadi beberapa rumah sambung nanti dibuat septictank komunal dengan harapan tinja bisa masuk septitank air yang keluar memenuhi baku mutu, terangnya.

Ronny menjelaskan dibandingkan dengan air, kualitas baku mutu udara Kota Cimahi relatif lebih baik. Terdapat beberapa parameternya, yakni di uji dari kawasan perumahan, industri dan jalan raya.

Kualitas udara Cimahi masih lebih baik berbeda dengan air dan pengelolaan sampah. Dilihat dari emisi yang dihasilkan oleh mesin kendaraan yang dibuang, pungkasnya.

AYO BACA : Cek Kualitas Air Sungai

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar