Yamaha

Ini Calon Lawan Terkuat Bandung United dalam Tur Sumatra

  Selasa, 09 Juli 2019   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Pelatih Bandung United Liestiadi (Eneng Reni/Ayobandung.com)

ARCAMANIK, AYOBANDUNG.COM -- Dalam tur Sumatra di Liga 2 2019, Bandung United bakal bertandang ke markas Babel United, PSMS Medan, dan Persiraja Banda Aceh. Untuk agenda terdekatnya, tim satelit Persib Bandung itu bakal berduel dengan Babel United di Stadion Depati Amir, Pangkalpinang, Sabtu (13/7/2019).

Selain menghadapi Babel, Bandung United akan langsung melanjutkan tur Sumatra ke markas PSMS Medan (19 Juli) dan Persiraja Banda Aceh (23 Juli).

Disinggung peta kekuatan tiga tim tersebut, pelatih Bandung United Liestiadi menilai, PSMS Medan menjadi tim terkuat yang bakal dihadapi anak asuhnya dalam tur Sumatra tersebut. Terlebih, PSMS Medan tengah dalam motivasi tinggi usai berhasil meneruskan tren positifnya saat menjamu Perserang Serang dalam lanjutan Liga 2 2019. Skuat aayam Kinantan ini menang 3-2.

Sejatinya dalam pertandingan di Stadion Teladan menghadapi Perserang, Sabtu (6/7/2019) lalu, PSMS sempat tertinggal 0-1 di babak pertama. Tapi, tim asuhan Abdul Rahman Gurning itu bangkit dan membalikkan skor menjadi 3-2.

Kendati demikian, Liestiadi menegaskan, anak asuhnya juga harus tetap mengantisipasi dua calon lawan lainnya, yakni Babel United dan Persiraja Banda Aceh. Pasalnya, menurut Liestiadi, dua kesebelasan tersebut memiliki motivasi tinggi pula untuk 'mempermalukan' Bandung United di kandang mereka.

"Kita bukan underestimated, tapi saya rasa PSMS Medan yan paling kuat. Tapi dua tim (Babel United dan Persiraja Banda Aceh) ini juga punya spirit yang luar biasa. Nah, spirit lawan ini lah yang kita antisipasi," ungkap Liestiadi usai memimpin sesi latihan di Stadion Arcamanik, Selasa (9/7/2019).

Alhasil, eks pelatih PSMS Medan itu mengaku telah melakukan sederet evaluasi tim. Salah satunya, memberikan penajaman mental bermain untuk anak asuhnya dalam menghadapi tekanan dari tim lawan maupun suporternya.

"Kita harus juga mengevaluasi pemain kita bagaimana mental bertanding mereka itu siap untuk menghadap lawan yang punya pressing ataupun tekanan suporter yang tinggi," lanjutnya.

Maklum, lantaran usia tim yang masih seumur jagung, selama melakoni laga kandang skuat Bandung United kerap bermain tanpa adanya kehadiran suporter. Oleh karena itu, uji mental menjadi program evaluasi Liestiadi jelang tiga laga tandang nanti.

"Karena selama kita main di sini tanpa suporter dan kita selalu main di tandang itu selalu dipenuhi suporter. Jadi itu menjadi salah satu uji mental yang kita perhatikan supaya mereka kuat kalau menghadapi tekanan dari tuan rumah," ujarnya.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar