Yamaha Mio S

Penyebab dan Cara Atasi Penyakit Mudah Lupa

  Selasa, 09 Juli 2019   Fira Nursyabani
Ilustrasi. (PIXABAY/Gerd Altmann)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Apakah Anda sering linglung dan mudah lupa akhir-akhir ini? Jika ya, pasti ada alasan dibalik penyakit Anda itu. Lupa merupakan kebiasaan normal yang pernah dialami semua orang. Terlepas dari penyakit Alzheimer yang memicu orang menjadi pelupa, lupa biasanya banyak terjadi seiring bertambahnya usia.

Namun penyakit mudah lupa sangat mempengaruhi hidup seseorang. Maka dari itu, segera konsultasikan ke dokter apabila Anda sering mengalami hilang ingatan angka pendek. Berikut penjelasan mengenai hilang ingatan jangka pendek dan juga jangka panjang, dikutip dari boldsky.com, Senin (8/7/2019).

1. Daya ingat jangka pendek

AYO BACA : Penyakit Pikun Kerap Dijumpai pada Jemaah Haji Lansia

Seseorang yang sering mengalami hilang ingatan jangka pendek adalah seseorang yang tidak dapat mengingat kejadian yang baru saja ia alami. Meski kejadian 20 tahun lalu dapat diingat, tetapi kejadian 10 menit yang lalu sulit untuk diingat.

2. Hilang ingatan jangka panjang

Seseorang yang menderita hilang ingatan jangka panjang biasanya sulit mengingat memori yang dibutuhkannya. Seperti mengingat kejadian, fakta, atau jalan pulang.

AYO BACA : 8 Makanan yang Kaya Vitamin C

Berikut faktor-faktor yang menyebabkan seseorang menjadi pelupa:

  • Mengonsumsi obat antidepresi, antialergi, relaksan otot, penenang, obat tidur, dan pengobatan setelah operasi.
  • Menggunakan alkohol, tembakau, atau narkoba. Merokok juga salah satu penyebab utama penyakit lupa. Asap yang menyumbat jalannya oksigen untuk masuk ke otak menyebabkan penyakit lupa. 
  • Kekurangan vitamin B12
  • Kurang tidur
  • Pengobatan kanker seperti terapi kemo, radiasi, atau penyangkokan sum-sum tulang. 
  • Operasi gegar otak
  • Tumor otak atau infeksi
  • Trauma
  • Stres berat
  • Migrain
  • Gangguan mental seperti depresi, gangguan bipolar, skizofrenia, dan gangguan disosiatif
  • Serangan Iskemik Transien (TIA)
  • Terapi kejang elektrik
  • Penyakit neurodegeneratif seperti penyakit Huntington, multiple sclerosis (MS), atau penyakit parkinson
  • Demensia

Terlepas dari penyebab di atas, lupa juga bisa disebabkan oleh infeksi seperti HIV, TBC, dan sifilis yang dapat mempengaruhi kerja otak. Untuk menghindari akibat yang berkepanjangan, sebaiknya konsultasikan hal ini kepada dokter. Jika kondisinya semakin parah, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, neurologis, dan psikiatrik untuk menentukan apa yang sebenarnya terjadi pada ingatan Anda. 

Penyakit lupa dapat diatasi sesuai penyebabnya. Biasanya dimulai dari mengatur diri sendiri. Lupa yang disebabkan oleh pengobatan bisa dicegah dengan mengganti pengobatan tersebut. Jika lupa disebabkan oleh kekurangan vitamin maka aturlah asupan vitamin dalam tubuh. 

Selain itu, Anda dapat melakukan hal-hal sederhana ini untuk mengatasi kelupaan:  

  • Jaga kerapian rumah
  • Selalu mencatat alamat-alamat terbaru
  • Membuat daftar kegiatan
  • Membuat jadwal minum obat

AYO BACA : Kemenkes: Penduduk Kota Besar Umumnya Tak Suka Sayur

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar