Yamaha Aerox

Sektor 6 Citarum Harum Diteliti Telkom University dan Hanbat National University Korsel

  Selasa, 09 Juli 2019   Fira Nursyabani
Telkom University dan Hanbat National University Korea Selatan melakukan penelitian di Sektor 6 Citarum Harum. (Dok. Pendam III/Siliwangi)

BOJONGSOANG, AYOBANDUNG.COM -- Sektor 6 Satgas Citarum Harum dijadikan tempat penelitian oleh Telkom University dan Hanbat National University Korea Selatan di Oxbow Desa Bojongsoang, Kabupaten Bandung.

Sektor 6 dipilih sebagai lokasi penelitian karena letaknya yang strategis dan dianggap lebih baik. Sektor 6 juga telah menjadi idola bagi masyarakat setempat dan bahkan dalam kurun waktu satu tahun ini sudah dikunjungi berbagai kalangan termasuk 25 media asing.

AYO BACA : Ridwan Kamil Minta 23 Dansektor Citarum Fokus Penanganan Sampah

"Alhamdulillah Sektor selalu mendapat kunjungan dari berbagai kalangan baik dari dalam maupun dari luar negeri," ujar Dansektor 6 Satgas Citarum Harum Kolonel Inf Yudi Zanibar, dalam pernyataan resminya, Senin (8/7/2019).

Ia menjelaskan, personil Satgas Citarum Harum Sektor 6 bekerja terus menerus tidak kenal lelah demi kepentingan masyarakat. "Kalau dihitung-hitung, sudah ada sekitar 25 media asing dan peneliti yang sudah berkunjung ke Sektor 6 ini," tambah dia.

AYO BACA : KBB Siap Dukung Pemprov Bersihkan Sampah di Sungai Citarum

Yudi menegaskan, satgas sangat terbuka kepada siapa saja yang akan berkunjung ke Sektor 6, "Siapa tau yang datang itu membawa ide yang gemilang sehingga dapat kita aplikasikan di lapangan," ungkapnya.

Ketua penyelenggara riset Prasetyo Dwi Wibawa menjelaskan, Telkom University Indonesia mengadakan kolaborasi riset dengan Hanbat National University Korea Selatan. Kegiatan riset akan dipusatkan di Citarum untuk proses pembuatan alat yang bisa digunakan untuk mengukur kualitas air.

"Alat ini asli karya anak bangsa oleh Mahasiswa Telkom University yang diberi nama water quality monitoring. Dengan alat sensor ini langsung diambil sample airnya, si robot masuk ke air dan mengambang ke permukaan air nanti langsung diukur kualitas airnya," jelas Prasetyo.

"Kalau sudah berhasil nanti setelah dibandingkan dengan hasil pengukuran secara manual di laboratorium langsung, kita akan membuat robot-robot berikutnya," tambah dia.

AYO BACA : Sinergitas Pentahelix Harumkan Kembali Sungai Citarum

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar