Yamaha Aerox

Diabetes Picu Penyakit Jantung Hingga Kerusakan Saraf

  Senin, 08 Juli 2019   Fira Nursyabani
Ilustrasi diabetes. (PIXABAY/Tesa Robbins)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Diabetes merupakan sebuah penyakit yang berpengaruh terhadap bagaimana tubuh Anda mengatur gula darah atau glukosa. Meningkatnya kadar gula darah ternyata dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius pada mata, jantung, ginjal, saraf, saluran pencernaan, serta radang gusi dan gigi.

Penyebab mendasar dari penyakit diabetes ini  tergantung pada jenisnya. Diabetes kronis termasuk diabetes tipe 1, diabetes tipe 2, dan prediabetes. Gejala diabetes meliputi, merasa cepat haus, sering buang air kecil, penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan, mudah merasa lapar, kelelahan, cepat marah, penglihatan kabur, serta infeksi gusi, kulit, dan vagina.

Diabetes juga dapat menyebabkan kerusakan jangka panjang pada tubuh. Berikut penyakit-penyakit yang bisa muncul karena diabetes, seperti dirangkum ayobandung.com dari boldsky.com, Minggu (7/7/2019).

1. Penyakit jantung

Diabetes terkait dengan penyakit jantung koroner dan tekanan darah tinggi. Menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases, diabetes meningkatkan risiko penyakit jantung dan strok. Selain itu, kadar gula darah yang tinggi juga berkontribusi pada pembentukan timbunan lemak di dinding pembuluh darah.

2. Kerusakan pada ginjal

AYO BACA : Pasca-Lebaran Penyakit Diabetes dan Hipertensi Mendominasi

Diabetes juga dapat merusak ginjal dan memengaruhi kinerjanya dalam menyaring limbah dari darah, yang disebut sebagai neuropati diabetik. Kerusakan ginjal dapat terjadi selama bertahun-tahun. Untuk mencegah kerusakan ginjal yang ireversibel atau gagal ginjal, skrining nefropati harus dilakukan.

3. Penglihatan kabur

Diabetes juga menyebabkan retinopati diabetik, yang disebabkan oleh kerusakan pembuluh darah di bagian belakang mata (retina). Diabetes juga menyebabkan kehilangan penglihatan dan masalah mata lainnya seperti katarak dan glukoma.

4. Kerusakan saraf

Peningkatan kadar gula darah dapat merusak saraf, yang meningkatkan risiko terkena infeksi atau borok di kaki. Ada 3 jenis kerusakan saraf yang disebabkan oleh diabetes, yaitu neuropati diabetik perifer, neuropati otonom, dan amyotropi diabetik.

5. Masalah gusi

AYO BACA : 8 Tanaman untuk Mengobati Diabetes

Diabetes juga dapat menempatkan Anda pada risiko penyakit gusi, yang menyebabkan gusi menjadi merah, bengkak, dan mudah berdarah. Diabetes menebalkan pembuluh darah, yang memperlambat aliran nutrisi dan menghilangkan bahan limbah beracun, sehingga melemahkan gusi dan jaringan tulang.

6. Penyakit kulit

Diabetes juga dapat membuat kulit Anda rusak. Kadar gula darah yang tinggi menyebabkan kulit menjadi kering dan pecah-pecah. Diabetes mempengaruhi pembuluh darah kecil dari tubuh yang memasok kulit dengan darah. Kondisi ini dikenal sebagai dermopati diabetik. Ini membuat kulit rentan terhadap folikulitis, kuku yang terinfeksi, dan sties.

7. Masalah reproduksi

Selama kehamilan, ada perubahan hormon yang menyebabkan diabetes gestasional, yang pada gilirannya meningkatkan risiko tekanan darah tinggi. Gejala-gejalanya termasuk infeksi vagina dan kandung kemih. Wanita hamil harus berhati-hati terhadap dua jenis tekanan darah tinggi, yaitu preeklampsia atau eklampsia. Namun, setelah melahirkan, kadar gula darah akan kembali normal seperti semula.

8. Masalah pencernaan

Diabetes menyebabkan gastroparesis, gangguan yang terjadi ketika perut membutuhkan waktu lama untuk mengosongkan makanan. Ini menyebabkan gejala seperti muntah, mual, dan perasaan kenyang. (Nadia Syailana)

AYO BACA : Pakar IPB: Tepung Ubi Kayu Baik Dikonsumsi Penderita Diabetes-Obesitas

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar