Yamaha

3 Fakta Semasa Hidup Sutopo Purwo Nugroho

  Minggu, 07 Juli 2019   Hendy Dinata
Sutopo Purwo Nugroho bersama sang ibu. (Instagram)

 

JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM -- Sutopo Purwo Nugroho selaku Kepala Pusat Data Informasi dan Humas (Pusdatinmas) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) diberitakan meninggal dunia di Guangzhou, China, Minggu (7/7/2019), pukul 02.20 waktu setempat.

Sutopo diketahui meninggal dunia akibat penyakit kanker paru-paru yang telah dideritanya sejak 14 Juni 2019.

Almarhum dikenal sebagai sosok yang murah hati dan sangat rendah diri, dan selalu memberikan informasi saat terjadi bencana di Indonesia. Apa pun yang jadi pertanyaan wartawan akan dia jawab baik melalui sosial media atau pesan singkat.

Dirangkum AyoJakarta.com dari berbagai sumber, berikut ini 3 fakta menarik Sutopo Purwo Utomo.

1. Pribadi Yang Rendah Hati

Sutopo Purwo Nugroho pernah mengakui bahwa dirinya bukanlah orang yang pintar dan cerdas. Ia pun menambahkan, bahwa di masa awal sekolah, dirinya belum menguasai membaca dan menulis. 

Pria asal Boyolali, Jawa Tengah ini juga mengatakan bahwa dirinya berasal dari keluarga yang kekurangan.Namun, hal itu tidak menjadi alasan untuk dirinya menyerah.

Ia punya semangat untuk belajar dan mengejar ketertinggalan pelajaran. Hingga akhirnya, ia menjabat sebagai kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNBP pada usia 40-an. 

Baginya, kejujuran kepada publik adalah kunci. Ia selalu menyampaikan fakta, tanpa mau menutup-nutupi apalagi membohongi. 

2. Aktif di Media Sosial 

Sutopo aktif menggunakan sosial media, yakni Twitter dan Instagram. Melalui Twitter, Sutopo selalu menjelaskan bencana yang terjadi di Indonesia. Dia juga kerap membalas pesan yang dikirimkan masyarakat. 

Bahkan, Dirinya sudah mem-posting cuitan lebih dari 13.000 per Minggu (7/7/2019). Tercatat 234.000 akun menjadi follower atau pengikutnya di akun Twitter pribadinya. 

Ayah dua anak ini juga rajin mengirimkan rilis pers kepada wartawan. Dia selalu berusaha menjawab pesan atau telepon wartawan yang bertanya soal bencana. 

3. Mengidolakan Jokowi dan Raisa

Sutopo dikenal mengidolakan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ia mengidolakan sosok presiden itu sejak Jokowi masih jadi wali kota Solo. 

Sutopo pun ingin bertatap muka dengan Jokowi, bahkan sekadar berjabat tangan. Keinginannya tersebut pun terwujud ketika ia diundang langsung oleh Jokowi pada Jumat (5/10/2018) di Istana Bogor. 

Ia tidak hanya bisa bersalaman, tapi juga mengobrol dengan Presiden. Selain Jokowi, Sutopo juga dikenal sebagai fans dari penyanyi Raisa. 

Ia mengaku sering mendengarkan lagu-lagu Raisa, bahkan hafal liriknya. Tak butuh waktu lama setelah pertemuannya dengan Jokowi, pelantun lagu Mantan Terindah itu membalas mention Sutopo, bahkan mengirim pesan melalui Twitter.

Selanjutnya, Raisa dan Sutopo juga sempat berbicara melalui panggilan video. Momen itu disaksikan oleh ratusan awak media di kantor BNPB, selepas konferensi pers.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE