Yamaha Aerox

KBB Siap Dukung Pemprov Bersihkan Sampah di Sungai Citarum

  Kamis, 04 Juli 2019   Faqih Rohman Syafei
Warga mencari sampah botol plastik menggunakan perahu di aliran Sungai Citarum, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat. Sampah botol plastik tersebut nantinya akan dijual kepada pengepul. (Irfan Al-Faritsi/Ayobandung.com)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM--Pemerintah Kabupaten Bandung Barat siap mengelola bantuan dari Bank Dunia terkait penanganan sampah di Sungai Citarum. Sebanyak dua lokasi dipersiapkan sebagai tempat pengelohan sampah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung Barat, Apung Hadiat Purwoko mengatakan dari total bantuan Rp1,4 triliun yang digelontorkan kepada Pemprov Jawa Barat, jumlah tersebut dibagi ke beberapa wilayah di Bandung Raya dan sekitarnya. Sedangkan untuk Kabupaten Bandung Barat sendiri, angkanya belum pasti tergantung anggaran yang diajukan. 

AYO BACA : Sinergitas Pentahelix Harumkan Kembali Sungai Citarum

Untuk daerah tergantung kebutuhan Pemda, ada beberapa syarat utama yakni infrastruktur untuk bangun TPST, pusat daur ulang, stasiun transit sampah dan bank sampah serta TPS 3R, ujarnya, Kamis (4/7/2019).

Dia menyebutkan pengajuan bantuan untuk anggaran tahun mendatang, tetapi setelah dilakukan berbagai kajian terlebih dahulu. Kemungkinan realisasi dari bantuan tersebut pada tahun 2022.

AYO BACA : Pemkot Bandung Siap Kelola Dana Bantuan Bank Dunia untuk Citarum

Tahun 2021 beres kajian, tahun 2022 lahan dan paling pembangun infrastruktur tahun 2023, sedangkan untuk sarana dan prasaran jika sudah oke implentasi 2021. Ini tidak instan kendaraan, bagaiama sinergitas program bantuan ini dengan kesiapan Pemda, katanya.

Apung menambahkan berdasarkan masterplan Kabupaten Bandung Barat terdapat tiga lokus yang diperbolehkan adanya TPA atau TPST yakni Lembang, Cipatat, dan Cililin. Namun karena Sungai Citarum membagi wilayah Bandung Barat menjadi utara dan selatan.

Dari masterplan ada tiga lokasi, tapi karena Citarum membelah utara dan selatan KBB, kemungkinan akan di utaranya di Batujajar dan selatannya di Cililin, terangnya.

Ditambahkannya, untuk alokasi sarana dan prasarana akan dialokasikan untuk alat pengolahan sampah seperti truck dan sebagainya. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait.

Nanti akan koordinasi drngan PUPR, sekarang baru kami selesaikan. Bupati siap terima program penyelesaian maslaah Citarum. Lalu kami juga harus merinci kebutuhan penyerapan anggaran ini sesuai kemampuan dan potensi KBB, pungkasnya.

AYO BACA : Pemkot Cimahi Siap Kelola Dana Bantuan Provinsi Terkait Pengelolaan Sampah

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar