Yamaha Lexi

Jelang Laga Kontra Persebaya, Penggawa Persib Ingin Bangkit dari Keterpurukan

  Kamis, 04 Juli 2019   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Bek muda Persib, Indra Mustafa. (Eneng Reni Nuraisyah Jamil/ayobandung.com)

ARCAMANIK, AYOBANDUNG.COM -- Bek muda Persib, Indra Mustafa mengakui skuat Maung Bandung memang kerap kebobolan di menit akhir pertandingan. Maklum, dari lima laga yang telah dilakoni dalam kompetisi musim ini, skuat Maung Bandung hanya mampu mengantongi enam poin dari perolehan satu kali menang, tiga kali seri, dan satu lagi kalah.

AYO BACA : Robert Alberts Nilai Absennya Lizio Tak Beri Keuntungan untuk Persib

Meski enggan menduga-duga, namun menurut Indra, kondisi dan situasi di lapangan yang sulit ditebak kerab berhasil membuyarkan konsentrasi dirinya dan rekan setim.

AYO BACA : Lupakan Hasil Positif, Persib Siap Hadapi Tekanan di Stadion GBT

"Kita gak tahu juga sih, tapi kan memang kenyataannya kita selalu kebobolan di menit akhir. Hilang fokus, ya hilang fokus. Tapi namanya kejadian di menit akhir itu situasional, kita gak bisa duga-duga juga," ungkap Indra di Stadion Arcamanik, Rabu (3/7/2019).

Enggan semakin terpuruk, bek asal Bogor itu mengaku siap mengawal lini belakang, bila kembali mendapatkan kepercayaan dari pelatih Robert Alberts. Indra mengaku ingin membalas kekalahan di laga terakhir dan apik mengawal lini pertahanan tim saat melawan Persebaya Surabaya.

Namun Indra juga tak menampik Bajul Ijo dalam percaya diri tinggi usai menumbangkan Persela Lamongan di laga terakhirnya. Meski begitu, Indra optimistis skuat Pangeran Biru dapat bangkit meraih tiga poin di kandang Persebaya meski pada laga sebelumnya menelan kekalahan dari Bhayangkara FC.

"Peluang pasti ada, saya di bawa ke Surabaya juga ada peluangnya, mungkin kita lihat ke depan, di Surabaya saya bisa main atau engga, kalau saya bisa main insyaallah atau jadi cadangan pun saya berusaha semaksimal mungkin," ujarnya.

AYO BACA : Robert Alberts Enggan Pikirkan Lawan, Fokus Bangkitkan Kegarangan Persib

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar