Yamaha Mio S

Viral Koboi Jalanan Lembang, Polri Sebut Anggotanya Tengah Gagalkan Premanisme

  Kamis, 04 Juli 2019   Fira Nursyabani
Tangkapan layar aksi koboi jalanan di Lembang yang viral di media sosial. (Istimewa)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Divisi Humas Polri menanggapi viralnya video aksi koboi jalanan di Jalan Bukit Maribaya, Desa Mekarwangi, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Melalui akun Twitter resminya, Polri mengatakan anggota polisi yang menodongkan senjata sedang menggagalkan aksi premanisme di wilayah itu.

"Polisi yang tak diketahui identitasnya menggagalkan aksi premanisme yang sudah meresahkan masyarakat, tepatnya di Desa Mekarwangi, Lembang, Bandung, Jawa Barat," tulis akun Divisi Humas Polri, Rabu (3/7/2019).

Menurut Polri, aksi aparat keamanan yang viral di media sosial tersebut direkam, dibuat, dan diviralkan oleh orang yang tak bertanggung jawab pada Minggu (30/6/2019) pukul 14.30 WIB. Video itu diberi judul "Aksi Intimidasi di KBB Menggunakan Senjata Api."

AYO BACA : Kasus Koboi Jalanan di Lembang Terus Diselidiki Polisi

"Kemudian disebarkan di media sosial tanpa mengecek dan mencari tahu fakta yang sebenarnya," ujar akun Humas Polri.

Dalam penjelasannya, Polri mengatakan ada seorang polisi tanpa seragam sedang mengendarai SUV hitam dan diberhentikan saat melintasi jalan tersebut. Setelah pelaku memeras dan mengancamnya, polisi tersebut memberikan peringatan kepada pelaku untuk menghentikan aksi premanisme.

Pelaku yang diketahui bernama Hamdan dilaporkan sering melakukan pemerasan, pengancaman, dan penganiayaan, bahkan terhadap ibu kandung dan saudara kandungnya sendiri.

AYO BACA : Aksi Koboi Jalanan di Lembang Viral, Polsek: Belum Ada Laporan

Berdasarkan penelusuran ayobandung.com, salah seorang saksi yang berada di lokasi, Asep Odik (54), mengaku mendengar suara serupa petasan saat kejadian tersebut berlangsung. Dia kemudian menghampiri sumber suara dan mendapati pengemudi SUV tengah memarahi Hamdan.

"Saya pas awal nggak ada di lokasi, tapi pas dengar ada suara kaya petasan saya langsung datang ke pusat keramaian. Saya pun langsung mencoba melerai antara pengemudi mobil SUV dan Hamdan," ujar dia.

Hamdan yang juga dikenal memiliki gangguan mental kemudian melarikan diri karena dikejar oleh sang pengemudi mobil hingga masuk ke dalam rumah saksi. "Dia menodongkan pistolnya ke Hamdan," tutur Asep.

Asep mengaku, sang pengemudi sempat menyebut dirinya anggota kepolisian dan akan memperkarakan Hamdan karena dinilai melakukan pungli.

AYO BACA : Viral Aksi Koboi Jalanan di Lembang

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar