Yamaha

Tiga Proyek Strategis Jabar Jadi Incaran Investasi di London

  Rabu, 03 Juli 2019   Nur Khansa Ranawati
Rombongan Pemerintah Provinsi Jawa Barat berfoto sesaat sebelum memberikan presentasi di Indonesia Investment Forum (IIF) di London, Inggris. (@Iwakarniwa/Instagram)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Sejumlah proyek strategis infrastruktur di Jawa Barat dipresentasikan di Indonesia Investment Forum (IIF) London, Inggris, Selasa (2/7/2019) waktu setempat. Sekretaris Daerah Jabar, Iwa Karniwa dan sejumlah kepala dinas beserta tim dari Pemprov Jabar berupaya menggaet investor asing guna turut berkontribusi membangun proyek-proyek tersebut.

Dari setidaknya tujuh proyek strategis yang akan dipresentasikan hingga Kamis (4/7/2019), tiga di antaranya mendapat respon yang cukup baik dari para calon investor yang hadir pada forum tersebut. Ketiga proyek strategis tersebut meliputi Segitiga Rebana, Kertajati Aerocity, dan LRT Bandung Raya.

"Alhamdulilah, presentasi sukses di London dan banyak yang tertarik," tulis Iwa di akun Instagramnya selepas menyampaikan presentasi di depan para calon investor dalam sesi workshop Transportasi dan Proyek Infrastruktur Perkotaan.

AYO BACA : Iwa Karniwa Tawarkan Sejumlah Proyek Strategis Jabar di London

Dalam presentasi tersebut, selepas memaparkan pertumbuhan ekonomi Jabar, Iwa kemudian membahas potensi Segitiga Emas Rebana yang terdiri dari 11 kawasan industri dan kota-kota terintegrasi sebagai pusat ekonomi baru di Jabar.

"Pemerintah provinsi kami sedang membangun kawasan industri terbaru di bagian timur Jawa Barat yang disebut Segitiga Emas Rebana. Daerah ini akan menjadi hub antara Kota Cirebon, Pelabuhan Patimban, dan Bandara Internasional Jawa Barat. Lokasinya strategis akan menjadi keuntungan besar bila daerah ini dijadikan sebagai pusat ekonomi berikutnya di Jawa Barat," ungkap Iwa dalam paparannya. 

Beberapa peluang investasi Segitiga Rebana yang terbuka bagi investor di antaranya di bidang pelabuhan dan logistik terpadu, industri pengolahan makanan, industri kimia dan petrokimia hingga minyak dan gas.

AYO BACA : Sekda Jabar Promosikan Proyek Infrastruktur ke Inggris

"Selain dukungan dan bantuan penuh dari pemerintah, investor untuk Segitiga Emas Rebana juga akan mendapat manfaat dari kolaborasi kami dengan Amazon untuk pusat data dan keamanan," ungkapnya.

Setelah itu, LRT Bandung Raya menjadi proyek yang mendapat sorotan. Didampingi oleh Kepala Dinas Perhubungan, Hery Antasari dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPPMPTSP) Jabar, Dadang Mohammad, Iwa menjelaskan skema investasi untuk proyek monorel yang akan melayani masyarakat di 3 kabupaten dan 2 kota sepanjang 144,4 km tersebut.

"Total estimasi investasi proyek semua rute adalah 3,1 miliar Dollar yang akan dikembangkan secara bertahap selama bertahun-tahun. Skema investasi untuk proyek ini adalah model Public Private Partnership with Build-Operation-Transfer (BOT). Skema ini memungkinkan kerjasama antar perusahaan dalam sebuah konsorsium," paparnya.

Proyek Kertajati Aerocity juga turut dipresentasikan dalam kesempatan tersebut. Area terpadu yang akan dibangun di atas lahan seluas 3.480 hektar tersebut nantinya akan terbagi menjadi 6 klaster yang merupakan pusat logistik multi modal, taman bisnis, pusat teknologi kreatif, taman aerospace, pusat energi, dan area perumahan.

"Area ini ditargetkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dan kawasan industri di Jawa Barat di masa depan, sebagai bagian dari Segitiga Emas Rebana. Oleh karena itu, kami melakukan upaya dan perhatian luas untuk bidang ini," paparnya.

Di akhir pemaparan, Iwa juga menyempatkan diri mengundang para calon investor untuk turut hadir dalam West Java Investment Forum pertengahan Oktober 2019 mendatang di Kota Bandung.

AYO BACA : Jelang Penutupan, Sekda Jabar Terima 497 Aduan PPDB SMA-SMK

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar