Yamaha Mio S

Hadapi Situasi Sulit, Robert Alberts Motivasi Skuat Maung Bandung

  Selasa, 02 Juli 2019   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts. (Eneng Reni Nuraisyah Jamil/Ayobandung.com)

GEDEBAGE, AYOBANDUNG.COM--Di awal musim kompetisi Liga 1 2019, Persib Bandung harus terseok-seok dengan tren minor. Pasalnya dari lima laga yang sudah dilakoni, skuat Maung Bandung hanya mampu mengantongi enam poin, yakni satu kali menang, tiga kali imbang, dan satu kali kalah.

Praktis, dengan catatan negatif ini, mau tak mau para suporter setia Maung Bandung, bobotoh, banyak melayangkan kritikan pedas atas menukiknya prestasi Persib di awal musim.

AYO BACA : Ini Respons Robert Alberts usai Persib Dicap Jelek oleh Bobotoh

Kendati demikian, pelatih Persib Bandung, Robert Alberts menilai kekalahan adalah hal biasa dalam pertandingan. Meski dirinya paham betul keinginan bobotoh yang ingin tim kesayangannya selalu menang dalam setiap pertandingan, baik laga kandang maupun tandang.

Namun, Robert mencontohkan kondisi serupa yang dialami timnya tak luput dialami pula oleh klub sepak bola kelas dunia. Pelatih asal Belanda itu bahkan menyebut klub sekelas Barcelona pernah kalah saat main di kandang. Bukan tanpa alasan, Robert menceritakan hal tersebut untuk menjawab hujatan bobotoh untuk Supardi dan kolega.

AYO BACA : Robert Alberts Bakal Rombak Skuat Persib di Putaran Kedua?

Tekanan selalu ada bersama tim di luar maupun di dalam lapangan. Kami juga sudah berdiskusi bahwa setiap tim manapun bahkan suporter di dunia pun pasti menginginkan kemenangan dari setiap pertandingannya, ungkap Robert.

Di sisi lain, Robert dan anak asuhnya menyadari situasi sulit ini memang sangat mungkin dialami tim manapun. Lantaran, menurut Robert, tidak ada tim di dunia ini yang bisa terus meraih kemenangan. Alhasil Robert memberikan motivasi agar skuat Pangeran Biru tetap tenang dan segera bangkit dari keterpurukan.

Bahkan, suporter sekelas Barcelona menginginkan timnya selalu memenangkan dalam setiap pertandingan. Tapi mereka tidak bisa melakukan itu, Barcelona tidak selalu memenangkan pertandingan, bahkan Barcelona juga kalah di kandang, lanjutnya.

Alih-alih meratapi ketepurukan, pelatih 64 tahun itu justru mengajak Pangeran Biru melupakan kekalahan kontra Bhayangkara FC dan kembali fokus bekerja keras untuk melakoni partai tandang melawan Persebaya dan Persija.

Jadi ini sesuatu yang lumrah dalam sepak bola. Dan pesepak bola yang baik akan tetap berdiri dan menjadi semakin kuat. Saya pikir ini pesannya, jika kita tidak sukses kemarin karena mentalitas, itu akan menjadi pelajaran, ujar Robert.

AYO BACA : Jelang Kontra Persebaya, Persib Bakal Belajar dari Kesalahan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar