Yamaha Mio S

Calhaj Kabupaten Cirebon Batal Berangkat dari BIJB Kertajati

  Selasa, 02 Juli 2019   Erika Lia
Calon penumpang di BIJB Kertajati, Kabupaten Majalengka, saat mulai diberlakukannya pengalihan rute penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Senin (1/7/2019). (Erika Lia/Ayo Media Network)

SUMBER, AYOBANDUNG.COM- Lebih dari 2.000 calon jemaah haji asal Kabupaten Cirebon tahun ini batal berangkat dari Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati, Kabupaten Majalengka.

Jumlah calhaj Kabupaten Cirebon terdata 2.434 orang, yang seluruhnya akan diberangkatkan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta). Padahal, sebelumnya Bandara Kertajati diharap menjadi bandara pemberangkatan dan pemulangan haji tahun ini.

"Ada wacana (calhaj) Kabupaten Cirebon dipindah pemberangkatannya melalui Bandara Kertajati, tapi ternyata fasilitas di sana belum siap," ungkap Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Yuningsih saat pembukaan manasik haji tahap II di Masjid Agung Sumber, Kabupaten Cirebon, Selasa (2/7/2019).

AYO BACA : Wali Kota Bandung Titip Doa Ini kepada Calon Jemaah Haji

Dengan alasan jarak tempuh yang lebih pendek dibanding Bandara Soetta, pihaknya sebenarnya berharap pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji Kabupaten Cirebon dilakukan melalui Bandara Kertajati. Dalam hal ini, perhatian utama diberikan kepada calhaj berusia lanjut.

Menurutnya, jarak tempuh yang pendek memungkinkan calhaj berusia lanjut lebih fresh dalam keseluruhan proses beribadah haji. Terkait itu pula, pihaknya tengah mengajukan usulan perubahan usia maksimal bagi calhaj.

"Menurut kami, calhaj berusia maksimal 75 tahun terlalu sepuh, ya. Makanya kami ingin ajukan usulan usia maksimal calhaj 68-70 tahun," cetusnya.

AYO BACA : Kemenkes Ajak Calon Jemaah Haji Siapkan Fisik Sedini Mungkin

Tahun ini, calhaj se-Kabupaten Cirebon diketahui beroleh bantuan dana dari pemerintah daerah setempat untuk keberangkatan dan kepulangan. Yuningsih menjanjikan peningkatan nilai bantuan di tahun depan.

"Tahun ini kami (pemda) beri, insyaallah tahun depan ditingkatkan. (Ibadah) haji memang bagi yang mampu, tapi pemerintah punya kewajiban memperhatikan," tandasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Bupati Cirebon Imron Rosyadi menyebut, tahun ini Kabupaten Cirebon beroleh kuota tambahan haji sebanyak 23 orang. Jumlah tersebut diperuntukkan bagi tenaga pendamping dan lansia yang sebelumnya sudah mendaftar.

"Saat ini kan calhaj yang berangkat sesuai daftar tunggu. Kalau ada calhaj yang tidak bisa berangkat, maka yang bersangkutan akan diganti calhaj yang namanya berada di bawah daftar calhaj yang tak jadi berangkat itu," terangnya seraya memastikan seluruh calhaj telah siap berangkat.

AYO BACA : Kloter Haji Kabupaten Bandung Dilepas 6 Juli

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar