Yamaha Lexi

Mengamuk, Wanita Ini Nekat Bawa Anjing Masuk Masjid di Sentul Bogor

  Senin, 01 Juli 2019   Husnul Khatimah
Tangkapan layar video seorang wanita mengamuk sambil membawa seekor anjing di Masjid Al Munawaroh, Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

BOGOR, AYOBANDUNG.COM -- Sebuah video yang memperlihatkan seorang wanita mengamuk sambil membawa seekor anjing ke dalam sebuah masjid viral di media sosial. Peristiwa itu dikabarkan terjadi di Masjid Al Munawaroh, Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Dalam video tersebut terlihat seorang wanita memakai baju putih berbicara dengan nada tinggi kepada dua orang laki-laki yang menjadi lawan bicaranya. Kapolres Bogor, AKBP Andy mochammad Dicky membenarkan kejadian dalam ada dalam video viral itu.

AYO BACA : Kadisparbud Jabar Hadiri Helaran Seni Budaya Kota Bogor

Dia mengatakan rekaman diambil pada Minggu (30/5/2019) siang sekira pukul 14.00 WIB. "Ini kejadian yang tidak kita inginkan, bahwa pada sore ada seorang perempuan berinisial SM (52) warga Sentul, ini kejadian pada pukul 14.00 WIB pada saat jamaah melaksanakan salat zuhur ada seorang ibu seperti viral di video memaksa masuk membawa anjing," ujar Dicky, Senin (1/7/2019).

Tak hanya memaksa masuk dengan membawa anjing, SM juga menginjak karpet masjid tanpa melepaskan sandalnya. Jemaah masjid yang melihat kejadian itu pun merasa resah dan beberapa kali mencoba mengusir anjing tersebut agar keluar dari masjid.

AYO BACA : Wujudkan Kota Wisata Berbasis Olahraga, Kabupaten Bogor Studi Banding ke Kota Bandung

"Ini meresahkan masyarakat dengan adanya laporan dari masyarakat kita melakukan tindak lanjut pelakunya sudah kita amankan untuk penyelidikan lebih lanjut, kita lakukan pemeriksaan intensif," kata Dicky.

Berdasarkan dugaan sementara pihak kepolisian, SM memaksa masuk ke dalam masjid untuk mencari suaminya. Namun belum diketahui penyebab ia membawa anjing ikut masuk ke masjid. SM juga diduga depresi.

"Untuk dugaan depresi apakah ada atau tidak kita periksa dulu kalau ada dugaan tersebut kita akan periksa di Rumah Sakit Polri disana kita punya psikolog yang bisa mengetahui seseorang gangguan jiwa atau tidak," kata Dicky.

Sejauh ini polisi telah meminta keterangan dari sejumlah saksi baik dari Dewan Keamanan Masjid maupun jamaah yang ikut menyaksikan kejadian. "Pasal berapa yang akan dikenakan kita akan kaji dulu dan setelah kita lakukan pemeriksaan baru kita lihat pasalnya," ujar Dicky.

AYO BACA : Mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin Kembali Jadi Tersangka

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar