Yamaha Mio S

Belanja Sepatu di Jalan Terate, Ada Sejak 1960

  Senin, 01 Juli 2019   Rizma Riyandi
Jajaran jongko penjual sepatu diantara Jalan Kembang Sepatu dan Jalan Terate, Kota Bandung.

CIBADUYUT, AYOBANDUNG.COM--Kota Bandung merupakan salah satu kota yang menjadi sentra pengrajin sepatu yang produksinya sudah tembus ke berbagai negara. Daerah tersebut terkenal dengan nama Cibaduyut, disana banyak sekali diproduksi sepatu berbahan kulit yang tentunya juga berkualitas tinggi.

Maka dari itu, banyak sekali pedagang-pedagang yang membuka gerai sepatu baik di pinggir jalan atau membuka toko di pasar-pasar, salah satunya yaitu pasar sepatu antara Jalan Kembang Sepatu dan Jalan Terate. Di pasar ini banyak ditemukan sepatu-sepatu berbahan kulit yang sangat khas, dan tentunya kebanyakan berasal dari Cibaduyut.

“Di campur, tergantung jenisnya. Kalau seperti boot atau pentopel pasti ngambilnya dari pengrajin-pengrajin Cibaduyut. Kalau sepatu bola danrunning ngambilnya dari Tangerang,” ucap karyawan di salah satu toko sepatu Wahyu Jibril (38).

Pada 1960-an pasar yang terkenal dengan nama Pasar Kembang Sepatu ini sudah berdiri, awal berdirinya para pedagang memikul barang jualannya untuk “mangkal” di sepanjang jalan ini. Namun seiring berkembangnya waktu, jongko-jongko tempat berjualan pun kemudian dibangun.

Wahyu juga mengatakan pasar ini memiliki paguyuban sendiri, namun karena pengurus-pengurusnya sudah lanjut usia maka “sesepuh” atau penjual lama di pasar ini sudah banyak yang pensiun dan digantikan oleh  orang-orang baru.

“Disini ada paguyuban tapi udah jarang aktif, yang lain sudah pada istirahat, kecuali bos saya H. Sumarno masih aktif di sepatu,” tuturnya saat ditemui Ayobandung.com.

Di pasar ini bisa ditemui berbagai macam jenis sepatu mulai dari sepatu kulit, flat shoes, sepatu olahraga dan macam lainnya, tentunya dengan harga yang variatif mulai dari Rp 50.000 sampai dengan ratusan ribu tergantung jenisnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar