Yamaha Lexi

Berbagi Nasi Gratis Usai Salat Jumat bersama Komunitas Sijum

  Jumat, 28 Juni 2019   Fira Nursyabani
Komunitas Nasi Jumat (Sijum). (Dok. Ulfah Dalilah)

CIBEUNYING KALER, AYOBANDUNG.COM -- Berbagi bukan hanya dengan memberikan uang kepada masyarakat kurang mampu. Namun juga bisa dilakukan dengan cara lain, misalnya dengan membagikan makanan kepada orang yang sedang membutuhkan.

Salah satu komunitas yang rutin berbagi setiap minggunya adalah Komunitas Nasi Jumat (Sijum). Komunitas ini melakukan kegiatan berbagi makanan gratis kepada para jemaah setelah melaksanakan salat Jumat. Sijum awalnya didirikan di Klaten pada 2 september 2016. Kini Komunitas Sijum sudah meluas ke berbagai wilayah di Indonesia, salah satunya adalah Bandung.

Pada Jumat (28/6/2019) ini, sebelum salat jumat, ibu-ibu Sijum dapur Kiaracondong tengah sibuk mempersiapkan menu makanan yang akan dibagikan kepada jemaah Masjid Al-Hikmah di Jalan Muararajen Baru, No.4/10. Komunitas yang tergabung dalam grup sosial media Facebook ini berkomunikasi menggunakan Telegram.

Asep Miftah, Koordinator Bandung, menuturkan aksi Sijum memiliki visi dan misi yang sangat mulia yakni ingin memakmurkan masjid dan mengajarkan kepedulian terhadap sesama. Gerakan Sijum juga bisa menjadi gaya hidup.  

"Awalnya memang ingin menyatukan peluru, ketika dapat berbagi dan bersedekah dengan banyak keistimewaan di hari Jumat. Karena hari Jumat merupakan hari yang baik, tempat yang baik adalah masjid serta sedekah yang baik adalah makanan. Sehingga bisa mendapatkan empat keutamaan dalam satu sedekah," ujar Asep saat diwawancarai ayobandung.com. 

Lebih lanjut, Asep mengatakan di Bandung sudah terdapat 11 dapur Sijum yang tersebar di berbagai daerah yang dipusatkan di masjid. Tidak ada batasan bagi anggota yang ingin bergabung. Sijum sangat terbuka bagi siapapun yang ingin menyumbang tenaga, pikiran, dan kemampuan. 

Pendanaan komunitas didapatkan melalui donasi. Bentuk donasinya juga beragam seperti uang, makanan, atau minuman. Untuk setiap Jumat, Sijum menyediakan 150 hingga 500 porsi. Tidak hanya berbagi makanan setiap Jumat, Sijum juga memiliki kegiatan lainnya seperti berbagi dengan yatim piatu hingga membantu korban yang tertimpa bencana alam. 

Asep berharap Komunitas Sijum dapat lebih baik lagi. "Ke depannya sijum tidak hanya melulu terfokus dengan membagikan nasi atau makanan, tetapi bisa menggarap sedekah yang lain seperti menyantuni anak yatim setiap hari, mendirikan rumah qur'an serta yayasan yatim," ungkapnya. (Ulfah Dalilah)

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar