Yamaha Aerox

Guru Les Tersangka Pencabulan Dihukum 9 Tahun Penjara

  Jumat, 28 Juni 2019   Anya Dellanita
Ilustrasi

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM--Tersangka kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur, Dodi, dijatuhi hukuman pidana penjara selama 9 tahun dan denda Rp 1 miliar. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bandung menyatakan dia bersalah karena teleh melakukan tindakan yang dilarang di Pasal 82 ayat 1 juncto Pasal 76 e undang-undang Perlindungan anak.

"Menjatuhkan pidana penjara ‎selama 9 tahun hukuman penjara dikurangi masa tahanan plus denda Rp 1 miliar subsider kurungan 3 bulan," ujar Ketua Majelis Hakim I Dewa Gede di Pengadilan Negeri Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kamis (27/6/2019).

Vonis tersebut lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum. Mereka menuntut Dodi dengan pidana penjara 12 tahun serta denda Rp 1 miliar subsider 3 bulan kurungan.

Dalam sidang, majelis hakim menyebutkan hal yang memberatkan dan yang meringankan.

"Hal yang memberatkan akibat perbuatan terdakwa telah membuat korban anak menjadi trauma. Yang meringankan terdakwa belum pernah dihukum, mengaku bersalah,menyesali perbuatan,dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya," ujar hakim.

Keputusan hakim tersebut diterima oleh terdakwa dan penasehat hukum. Mereka menyatakan tidak akan mengajukan banding, tapi tetap diberi waktu sepekan ke depan untuk memutuskan upaya hukum.

Sebelumnya, penasehat hukum sempat mengatakan tuduhan perbuatan cabul tersebut tidak terbukti.

"Tadi terdakwa sempat mengatakan mengapa dia harus dihukum 9 tahun padahal hanya melakukan onani tidak melakukan sodomi. Namun fakta di persidangan ada bukti video," kata dia.

Kasus yang terjadi pada November 2018 ini berhasil diungkap Satreskrim Polrestabes Bandung. Diketahui, korbannya 34 orang anak. 

Sebelum tertangkap, Dodi dikenal sebagai guru les matematika. Korbannya sendiri kebanyakan anak di bawah umur dan berjenis kelamin laki-laki.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar