Yamaha Mio S

Ciung Wanara, Wisata Edukasi Keluarga Murah Meriah

  Jumat, 28 Juni 2019   Dadi Haryadi   Netizen
Ciung Wanara. (istimewa)

Jawa barat terkenal dengan destinasi wisatanya, baik wisata belanja, kuliner maupun wisata alam. Di Kabupaten Ciamis, tepatnya di Karang Kamulyan terdapat wisata alam sekaligus sisa peninggalan kerajaan Galuh. Adalah wisata alam Ciung Wanara, sebuah kawasan hutan lindung yang sarat dengan peninggalan budaya dan mitos.

Jika anda dari arah Bandung, anda dapat mengambil jalur ke Tasikmalaya lalu ke Manonjaya. Karena dari Manonjaya, anda dapat menghemat waktu perjalanan karena anda akan menyebrang ke Ciamis melalui jembatan Cirahong, jembatan peninggalan Belanda yang masih berfungsi sampai sekarang. Dari jembatan Cirahong, anda ambil rute lurus hingga ke perempatan dengan pom bensin di sebelah kanan, belok ke kanan. Selanjutnya anda tinggal lurus, melewati alun-alun kota Ciamis, terus lurus hingga sekitar 30 menit, di sebelah kanan jalan anda akan melihat pintu masuk ke taman wisata alam Ciung Wanara.

Harga tiket masuk sebesar Rp3.500 per orang. Disini juga tersedia jasa pemandu wisata (guide). Untuk tarifnya, biasanya diberikan seikhlasnya. Saran saya jika anda ke sini sebaiknya menggunakan jasa guide ini karena sepanjang perjalanan, anda akan diceritakan tentang sejarah lengkap silsilah Kerajaan Galuh berikut berbagai mitos dan legenda dari setiap tempat yang terdapat di dalam kawasan.

Saran saya jika anda akan ke sini baik bersama keluarga atau teman, jangan membawa makanan atau minuman dari luar. Karena ketika anda telah membeli karcis dan masuk ke dalam kawasan hutan lindung, di sana terdapat banyak monyet. Monyet-monyet itu akan mengejar dan merebut makanan yang anda bawa.

Wisata alam Ciung wanara bukan hanya sekedar tempat wisata alam, namun juga sarat dengan legenda dan mitos. Setiap situs dalam wisata alam Ciung wanara memiliki mitos dan cerita tersendiri. Seperti situs sabung ayam, dimana di situ merupakan tempat dimana ayam raja mengalami kekalahan saat melawan ayam Ciung wanara dan meninggalkan bekas di pohon. Mitosnya, jika kita berhasil memegang lubang di pohon tersebut dengan mata tertutup, maka hajat kita akan tercapai.

Ada juga situs batu pamangkon. Mitosnya berat atau ringan perjalanan kita untuk mencapai hajat kita tercermin dari berat batu pamangkon saat diangkat. Ada juga situs cikahuripan, batu panyandaan, makam Adipati Panaekan dan patimuan.

Jika anda berencana ke daerah Tasikmalaya atau Ciamis, mampirlah ke wisata alam Ciung Wanara. Karena selain berwisata, anda akan menikmati udara sejuk karena rimbunnya pepohonan sekitar sekaligus mengenal silsilah Kerajaan Galuh. Selain itu, anda dapat mengenalkan berbagai jenis pohon yang mungkin sudah “tidak ada” di luar sana karena tergerus pembangunan kepada anak anda.

Siska H

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar