Yamaha Mio S

Sidang Tuntutan Pengaturan Skor Joko Driyono Ditunda

  Kamis, 27 Juni 2019   M. Naufal Hafizh
Mantan pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum PSSI Joko Driyono (tengah) mengikuti sidang perdana kasus dugaan penghilangan barang bukti pengaturan skor di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Senin (6/5/2019). Sidang tersebut beragendakan pembacaan dakwaan. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/ama)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM—Sidang tuntutan terdakwa kasus penghilangan dan perusakan barang bukti kasus dugaan pengaturan skor sepak bola, Joko Driyono, ditunda sampai tanggal 2 Juli 2019.

Jaksa Penuntut Umum Masdiding mengatakan, sidang dengan agenda mendengarkan tuntutan JPU pada Kamis ini, dengan jadwal pukul 10.00 WIB di PN Jakarta Selatan, ditunda karena hakim akan melaksanakan bimbingan teknis.

"Ditunda sampai tanggal 2 Juli 2019, karena hakim bimtek," kata Masdiding, Kamis (27/6/2019).

Masdiding melanjutkan, sidang yang akan dilaksanakan pada 2 Juli 2019 itu akan diagendakan pada petang hari pukul 15.00 WIB atau 16.00 WIB.

"Tanggal 2 Juli 2019, jam 15.00 WIB atau jam 16.00 WIB ya, karena kan tuntutan lebih cepat, terus takutnya hakim ada acara juga," ujar dia.

Dalam perkara ini, Jokdri yang pernah menjabat Plt Ketua Umum PSSI, didakwa bersama-sama dengan Muhamad Mardani Morgot alias Dani dan Mus Muliadi (terdakwa yang diajukan dalam penuntutan terpisah).

Jokdri didakwa mengambil barang, yaitu berupa DVR Server CCTV dan 1 (satu) unit laptop merek HP Notebook 13 warna silver yang sebagian atau seluruhnya dalam penguasaan penyidik Satgas Antimafia Bola.

Jokdri juga didakwa dengan dakwaan kedua, yakni dengan sengaja menghancurkan, merusak, membikin tidak dapat dipakai, menghilangkan barang-barang yang digunakan untuk meyakinkan atau membuktikan sesuatu di muka penguasa yang berwenang.

Akibat perbuatannya, Jokdri didakwa melanggar pasal 363 ayat 1 ke-3 dan ke-4 KUHP, pasal 235 juncto pasal 231, pasal 55 (1) ke-1 KUHP, Pasal 235 juncto pasal 233 juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar