Yamaha NMax

Sidang Jual Beli Jabatan Ungkap Kode 'B1' Antara Rommy dan Menag Lukman

  Kamis, 27 Juni 2019   Fira Nursyabani
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (kiri) dan mantan Ketua Umum PPP Muhammad Romahurmuziy bersiap memberikan kesaksian dalam sidang kasus suap jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama dengan terdakwa Haris Hasanuddin dan Muafaq Wirahadi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (26/6/2019). (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Mantan Ketua Umum DPP PPP Romahurmuziy alias Rommy diketahui telah membuat kode untuk Menteri Agama (Menag) Lukman Saifuddin. Kode itu adalah "B1".

"Ada kode-kode khusus komunikasi dengan Haris menyebut pak menteri dengan kode tertentu?" tanya jaksa penuntut umum KPK, Abdul Basir, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (26/6/2019) malam.

"Kadang-kadang Pak Menag, menteri, mas," jawab Rommy.

AYO BACA : KPK Dalami Peran Rommy dalam Pengisian Jabatan Rektor UIN

Rommy menjadi saksi untuk dua terdakwa yaitu Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur, Haris Hasanudin, yang didakwa menyuap Rommy dan Saifuddin senilai Rp325 juta dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik, Muh Wirahadi, yang didakwa menyuap Rommy Rp91,4 juta.

Tanya Basir (T), "Pernah memanggil B1?."

Jawaban Rommy (J), "B1, kalau membahasakan pada orang lain, kadang-kadang saya menggunakan B1. B1 itu Banteng karena (Kementerian Agama) itu khan di Lapangan Banteng."

AYO BACA : Rommy dan Menag Lukman Jadi Saksi Sidang Suap Kemenag

T: "Kode itu dipakai saat komunikasi?.".

J: "Kadang-kadang."

T: "Ya sudah nanti chat-nya dikeluarkan saat yang tepat."

Dalam sidang juga diputarkan percakapan antara Rommy dan Haris mengenai jabatan eselon 3 ke Kemenag Jatim.

"Saya hanya sampaikan usulan saja dari pemuka-pemuka agama contohnya di Ponorogo bukan saya mengusulkan, tapi Pak Haris memberitahu Kasie Kesiswaan itu siapa, saya hanya ingat menyampaikan ke ulama di Sumenep calon kepala Kemenag di sana karena di Sumenep PPP dominan dan mereka sampaikan ke saya dan saya sampaikan kepada Pak Haris tapi apa yang saya sampaikan ke Haris bukan yang di-SK-kan," jelas Rommy.

AYO BACA : Rommy Akui Terima Rp250 Juta

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar