Yamaha Lexi

Ridwan Kamil Tekankan 3 Nilai kepada CPNS Pemprov Jabar

  Selasa, 25 Juni 2019   Nur Khansa Ranawati
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menyampaikan arahan dan motivasi kepada CPNS 2019 di Youth Center Sport Arcamanik, Kota Bandung, Selasa (25/6/2019). Dalam arahannya, Kang Emil menitipkan kepada para CPNS tersebut untuk menjaga tiga hal penting sebagai modal menjadi pelayan masyarakat yakni, integritas, melayani sepenuh hati, dan professional. (Irfan Al-Faritsi/Ayobandung.com)

ARCAMANIK, AYOBANDUNG.COM--Sebanyak 1.067 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat angkatan 2019 menerima arahan dan motivasi dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebelum penetapan NIP serta melayani masyarakat.

CPNS yang telah mengikuti seleksi pada September 2018 ini dituntut memiliki tiga nilai dasar, yakni integritas, profesional, dan ketulusan melayani. Sebab, kata Emil -sapaan Ridwan Kamil-, para CPNS yang terdiri dari tenaga kesehatan, guru, dan teknis tersebut akan mengelola Jawa Barat.

AYO BACA : Ridwan Kamil Tuntut Netralitas ASN Pemprov Jabar

Mereka adalah mesin-mesin yang akan mengelola Jabar. Oleh karena itu, kami menitipkan nilai-nilai dasar yang mereka harus lakukan, jangan sampai nanti pas bekerja ada godaan yang akhirnya jadi masalah, ucapnya di Gedung Youth Center Sport Arcamanik Bandung, Senin (25/6/2019).

Emil menjelaskan, kunci menjadi ASN adalah niat melayani, bukan untuk dilayani. Wayahna, namanya ASN harus melayani dengan sepenuh hati dan ikhlas karena itu fondasi dari profesi kita, ucapnya.

AYO BACA : Ridwan Kamil: ASN Harus Bugar, Sehat dan Kuat

Tak hanya itu, Emil pun berharap para CPNS ini nantinya setara dengan ASN di negara Singapura. Artinya, kemampuan mereka harus di-update mengikuti perkembangan zaman.

Tantangan kedepan banyak, dunia makin kompetitif, maka harus relevan, tingkatkan skill. Saya ingin mereka setara dengan ASN di Singapura, katanya.

Menurut Emil, Pemdaprov Jawa Barat di bawah kepemimpinannya kini sedang menuju Birokrasi 3.0 atau birokrasi yang dinamis dan kolaboratif. Maka itu, para CPNS dituntut juga untuk melahirkan inovasi-inovasi guna memajukan Jawa Barat.

Saat ini, lanjut Emil, birokrasi di Indonesia masih di tingkat 2.0 atau birokrasi prestasi, yang mana urusan pembangunan hanya boleh dikerjakan oleh aparatur pemerintahan. Sedangkan Birokrasi 3.0, semua elemen masyarakat dapat ikut serta dalam proses pembangunan.

Hal tersebut sejalan dengan visi misi Pemdaprov Jawa Barat saat ini, yakni Jabar Juara Lahir Batin. CPNS angkatan 2019 ini harus jadi teladan dan membawa Jabar juara lahir batin, kata Emil.

AYO BACA : Ridwan Kamil Ajak Anak Buahnya Kerja \'Ngabret

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar