Yamaha NMax

Jaksa Bantah Tuduhan Kuasa Hukum Bahar bin Smith

  Senin, 24 Juni 2019   Anya Dellanita
Bahar bin Smith. (Irfan Al-Faritsi/Ayobandung.com)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM--Dalam sidang pembacaan pleidoi yang digelar pekan lalu, kuasa hukum Bahar bin Smith mengatakan tuntutan jaksa terhadapĀ  kasus penganiayaan yang menjerat Bahar dipaksakan oleh beberapa pihak. Hal tersebut dibantah oleh jaksa dalam sidang lanjutan beragenda replik, Senin (24/6/2019).

Dalam sidang, jaksa menyebbut tuduhan tersebut tidak beralasan. Alasannya, perkara telah diproses melaluyi penyidikan.

Bahwa apa yang dikemukakan dalam nota terkait lebih pemaksaan kehendak oleh oknum untuk mencari kesalahan atau kambing hitam tidak beralasan. Oleh karenanya perkara ini dibawa ke persidangan telah melalui proses penyidikan yang sesuai dengan ketentuan, ujar jaksa saat membacakan replik di sidang lanjutan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Jalan Seram, Kota Bandung.

AYO BACA : Jaksa Patahkan Argumen Kuasa Hukum Bahar bin Smith tentang Tabayun

Jaksa juga mengatakan pihaknya telah bersikap professional dalam menjalankan tugas. Mereka juga menyatakan tidak akan terpengaruh oleh pihak manapun.

Jaksa penuntut umum konsisten menjalankan tugas dan wewenang tanpa dipengaruhi golongan demikian halnya dalam perkara tidak dipengaruhi kepentingan apapun hanya berdasarkan keadilan dan nurani, kata dia.

Selain tuduhan tentang tuntutan jaksa yang dipaksakan pihak-pihak tertentu, dalam sidang pleidoi pekan lalu, kuasa hukum Bahar juga menilai tuntutan jaksa tidak serius karena hanya mengambil dari BAP ditambah teori tambahan tanpa unsur delik. Kuasa hukum Bahar mengatakan hal tersebut dapat menimbulkan kekeliruan.

AYO BACA : Jaksa Tolak Pledoi Bahar bin Smith

Melihat kekurangan tuntutan pidana, kami yakin sejak semula surat dakwaan sama bobotnya dengan tuntutan pidana. Ini keliru, tidak sesuai dengan bukti. Selaku penasihat hukum kami miris, jaksa penuntut umum bernafsu mempidanakan penjara tanpa pertimbangkan mendalam dengan dampak yang ditimbulkan, kata kuasa hukum Bahar, Ichwan Tuankotta, dalam sidang pekan lalu (20/6).

Ichwan juga mengatakan kalau Bahar merupakan korban ketidaktahuan.

Sudah jelas terurai persidangan, habib Bahar korban ketidaktahuan saksi pelapor atas peristiwa yang terjadi. Ada ambisi pihak yang tidak senang, sehingga kesalahan dicari-cari, tambahnya.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Bahar bin Smith ditangkap karena melakukan penganiayaan terhadap 2 remaja, CAJ dan MKU. Bahar mengaku menganiaya kedua korban lantaran kesal mereka mengaku sebagai dirinya.

Atas perbutannya, Bahar dituntut hukuman penjara selama 6 tahun dipotong masa tahanan. Selain itu, Bahar juga didenda Rp50 juta subsidar 3 bulan kurungan.

AYO BACA : Kuasa Hukum Bahar bin Smith Nilai Jaksa Tidak Serius

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar