Yamaha Lexi

KPU Minta Partai Politik Siap Ajukan Calon dalam Pilkada 2020

  Senin, 24 Juni 2019   Dadi Haryadi
Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar uji publik rancangan Peraturan (PKPU) untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, dan walikota dan wakil walikota 2020 di Gedung KPU, Jakarta, Senin (24/6/2019). (ANTARA)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM--Penyelenggaraan uji publik Rancangan Peraturan (PKPU) untuk Pilkada 2020 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), partai politik diharapkan siap untuk mengajukan calon dalam Pilkada Serentak 2020 yang dijadwalkan dilaksanakan pada 23 September 2020.

“Partai politik harus tahu lebih awal karena mereka lah nanti yang akan menentukan, menyusun jadwal kapan mulai melakukan penjaringan calon, penetapan calon, kapan didaftarkan. Maka kebutuhan untuk menetapkan itu penting dan segera,” kata Ketua KPU Arief Budiman, usai rapat uji publik PKPU, di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Senin (24/6/2019).

Selain partai politik, Arief juga berharap kepada pemerintah daerah yang sedang melaksanakan pemilihan kepala daerah untuk menyusun rancangan kegiatan dan anggarannya sebelum akhir tahun 2019.

AYO BACA : Pilkada Serentak 2020, Ridwan Kamil: Kesampingkan Kompetisi, Fokus Mengabdi

Sementara itu, bagi calon perseorangan atau non-partai, KPU berharap para calon dapat menyelesaikan berkas dukungan sebelum 30 Maret 2020 untuk kemudian melakukan pendaftaran pada 28-30 April 2020.

KPU telah menyusun draf PKPU tahapan 2020 dan melakukan uji publik, di Gedung KPU, Senin siang. Terdapat 270 daerah dari sembilan provinsi, yakni Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, Kepulauan Riau, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Tengah yang akan melakukan pemilihan gubernur.

Sedangkan pemilihan bupati dan wakil bupati akan dilaksanakan di 224 kabupaten, dan pemilihan wali kota akan dilaksanakan di 37 kota yang tersebar di 32 provinsi.

AYO BACA : Pilkada Serentak 2020, Satpol PP Jabar Tambah 100 Personel

KPU menargetkan pada akhir Juni nanti PKPU sudah bisa ditetapkan, kemudian dikirimkan kepada pemerintah dan DPR untuk dibahas dalam rapat konsultasi.

Menurut Arief, draf yang sudah diuji publik itu bukan satu-satunya draf PKPU, karena KPU akan menerima masukan dari seluruh pihak untuk kemudian dilakukan revisi uji publik.

KPU mempersilakan masukan terhadap draf PKPU ke [email protected] atau pun dikirim langsung ke kantor KPU RI di Jakarta.

“Semoga ini bisa membangkitkan semangat stakeholder untuk tidak hanya semangat di pileg dan pilpres, tetapi nanti juga bisa siap memulai tahapan pilkada,” ujar Arief sebelum menutup rapat uji publik PKPU.

AYO BACA : PKB Siapkan Calon Dalam Pilkada 5 Daerah Jawa Barat

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar