Yamaha Lexi

TPU Pandu, Makam Orang Asing Terkenal di Kota Bandung

  Senin, 24 Juni 2019   Andres Fatubun
Nisan Wolff Schoemaker seorang arsitektur yang sangat terkenal di Bandung. Hasil karya Schoemaker ini antara lain Villa Isola, Gedung Merdeka, Gedung PLN, Hotel Preanger dan masih banyak lagi hasil karyanya. (Sita Pebriani)

CICENDO, AYOBANDUNG.COM – Beberapa makam khususnya di Bandung memiliki segudang cerita dan sejarah di dalamnya. Tentunya, sejarah tidak boleh dilupakan begitu saja karena sejarah itu penting. Apalagi di salah satu tempat pemakaman umum ini memiliki cerita-cerita sejarah pada zaman Belanda dahulu.

Seperti Tempat Pemakaman Umum Kristen Pandu yang berada di Jalan Pandu No. 42 Bandung. Letaknya tidak terlalu jauh dari kota yang memiliki segudang nilai sejarah di dalamnya. Di komplek pemakaman ini ada beberapa tokoh bersejarah yang dimakamkan di area ini, selain itu TPU Pandu saat ini merupakan komplek pemakaman Kristen.

Menurut pengelola parkir, Hasan, bahwa beliau sudah bekerja disini dari tahun 1965. TPU ini sudah berdiri sejak tahun 1932 dan banyak peziarah baik dari keluarga ataupun umum datang ke makam ini.

“Luas makam ini sekitar 14 hektar ada dan itu 3 hektar milik makam Belanda disana (Ereveld Bandung), kalau dikira-kira 20.000 lebih ada makam disini,” tutur Hasan saat ditemui ayobandung.com di TPU Pandu Bandung, Minggu (23/06/2019).

AYO BACA : Jejak Gereja Anglikan di Kota Bandung

Di dalam TPU ini ada beberapa tokoh penting seperti, makam Prof. Ir. Charles Prosper Wolff Schoemaker seorang arsitektur yang sangat terkenal di Bandung dan hasil karya Schoemaker ini adalah Villa Isola, Gedung Merdeka, Gedung PLN, Hotel Preanger dan masih banyak lagi hasil karyanya.

Selanjutnya, Mausoleum Ursone yang merupakan makam keluarga Ursone, ia merupakan keluarga pengusaha peternakan yang berkebangsaan Italia, keluarga ini sangat terkenal dengan produksi susu sapinya yang berada di Lembang. Lalu ada makam Raymond Kennedy, ia merupakan seorang profesor Antropologi dari Yale University karyanya yaitu buku mengenai Etnologi Indonesia.

Selanjutnya, ada makam Pilot dan Co-pilot yaitu J. Cornelis Pols dan Charles Philippe Marie Mathus Bogaerts keduanya tewas dalam kecelakaan pesawat dan di makamkan di pemakaman Pandu ini.

Lalu ada sebuah komplek makam di TPU Pandu yaitu Ereveld Bandung dengan pagar yang tinggi dan area luas dan bersih, tetapi makam ini tidak dibuka untuk umum hanya anggota keluarga atau ahli waris yang diperbolehkan masuk ke dalam kompleks makam ini.

“Ini ramainya ada dua kali dalam setahun pertama di waktu natal pada 25 Desember dan juga tanggal 5 April banyak yang berziarah ke sini,” tutup Hasan. (Sita Pebriani)

AYO BACA : Kampung Kreatif di Dago Pojok Bandung

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar