Yamaha Mio S

Sebabkan Keracunan Massal, 3 Pedagang Pindang di Cianjur Diamankan Polisi

  Senin, 24 Juni 2019   Fira Nursyabani
Petugas dari Polsek Sindangbarang, Cianjur, melakukan pemeriksaan di dapur milik penjual ikan pindang yang diduga sebagai penyebab keracunan massal yang mengakibatkan puluhan orang mendapat perawatan dan dua orang lainnya meninggal dunia. (ANTARA News/Ahmad Fikri)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM -- Tiga orang ibu-ibu pedagang ikan pindang yang diduga sebagai penyebab keracunan massal di Kecamatan Sindangbarang, Cianjur, menjalani pemeriksaan di Polsek Sindangbarang. Kapolsek Sindangbarang, AKP Nandang, mengatakan ketiga orang tersebut mengaku tidak tahu jika pindang yang mereka jual telah menyebabkan keracunan masal.

Mereka mengatakan telah terbiasa memasak ikan mas segar setiap hari dan dijual ke berbagai wilayah di selatan Cianjur. Selama berjualan, mereka tidak pernah menemui masalah.

AYO BACA : Puluhan Hektare Sawah di Cianjur Gagal Panen, Petani Rugi Ratusan Juta

"Keterangan penjual ikan mas dibeli dalam keadaan segar dan bukan ikan yang sudah mati atau membusuk kemudian dimasak. Bahkan sebelum menjual di lokasi sekolah, tetangganya sudah membeli terlebih dahulu," katanya.

Namun tetangga yang merupakan langganan mereka setiap hari, tidak mengalami keracunan seperti korban keracunan yang mencapai puluhan orang tersebut. "Sesuai prosedur kami tetap melakukan pemeriksaan dan menunggu hasil lab," katanya.

AYO BACA : KPK Temukan Kuitansi Ratusan Juta Atas Nama Istri Kadisdik Cianjur

Ketiga pedagang tersebut, ungkap dia, merupakan ibu rumah tangga paruh baya yang menjadi tulang punggung keluarga. Mereka adalah Eem (55), Nurhasanah (44), dan Jueriah (50).

Setelah menjalani pemeriksaan untuk dimintai keterangan, ketiga pedagang yang masih warga Kecamatan Sindangbarang itu, dipulangkan ke rumahnya masing-masing karena telah bersikap kooperatif.

"Karena kondisi mereka tidak memungkinkan, kami pulangkan ketiganya setelah menjalani pemeriksaan. Nanti kalau hasil lab positif mereka akan dipanggil untuk diperiksa kembali," katanya.

Dua orang meninggal dunia dan puluhannya lainnya mendapatkan perawatan intensif di Puskesmas Sindangbarang diduga akibat keracunan ikan pindang yang mereka beli dalam acara perpisahan sekolah.

AYO BACA : KIPP Jabar Dorong Bawaslu Tetap Proses Pelanggaran KPU Cianjur

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar