Yamaha Mio S

Wisata Religi ke Makam Ki Marhaen

  Minggu, 23 Juni 2019   Adi Ginanjar Maulana
Makam Ki Marhaen yang berada di Jalan Batununggal, Kampung Cipagalo RT 04/03, Bandung, Jumat (21/06/2019). (Dok. Sita Pebriani)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM – Sejarah kemerdekaan seharusnya tidak boleh dilupakan oleh bangsa ini. Betapa pentingnya untuk mengingat dan memahami sejarah karena dahulu pahlawan-pahlawan Indonesia berguguran untuk memperjuangkan Indonesia.

Presiden pertama Indonesia Soekarno merupakan tokoh yang paling penting di Indonesia. Indonesia bisa merdeka pada 17 Agustus 1945 berkat jasanya. Semangat dan pemikirannya Indonesia bisa terlepas dari masa penjajahan. Anda yang mengikuti sejarah presiden ini pasti akan mengetahui nama Marhaen ini. Marhaen merupakan inspirasi bagi Soekarno yang waktu itu disebut paham Marhaenisme.

Marhaenisme merupakan paham yang menentang penindasan kepada rakyat kecil. Ki Marhaen sendiri sudah wafat pada tahun 1943. Makam Ki Marhaen berada di Jalan Batununggal Kampung Cipagalo, RT 04/03, Kelurahan Mengger, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung.

Ki Marhaen merupakan seorang petani gurem di pinggiran Bandung selatan itulah yang menjadi inspirasi ideologi bagi Presiden pertama RI, Soekarno. Bahkan, Soekarno mendengungkan nama Marhaen dalam pidato pembelaan Indonesia Menggugat pada Agustus 1930 dikutip dari Pikiran Rakyat 2 Februari 2014.

Makam ini berada di paling pojok di pinggir pemukiman padat penduduk. Untuk mencapai ke lokasi makam ini harus melewati gang kecil padat penduduk yang berkelok-kelok dan gang ini hanya bisa dilewati oleh dua motor. Tetapi ada dua jalur untuk mencapai lokasi ini, pertama dari arah Jalan Bojongsoang menuju Mengger dan bisa juga melewati peruamahan Batununggal Indah.

Di depan makam tersebut terdapat plakat yang berada di sebelah kanan pintu bahwa pemugaran pertama kali dilakukan oleh Yayasan Saluyu Bandung Badan Hukum Nomor 91 Tahun 1980. Untuk peresmiannya sendiri dilakukan pada 5 April 1981 dan ditandangani oleh Ketua Yayasan Saluyu Bandung yaitu Drs. A. Soetarman Soemawiganda.

Makam Ki Marhaen berada di dalam sebuah bangunan yang dipagar dan dikunci. Di dalamnya tidak hanya ada makam Ki Marhaen, disampingnya ada makam Istrinya, dan Mang Damin yang dahulunya mengetahui seluk beluk Ki Marhaen.

Menurut Cucu dari Ki Marhaen, Ayid mengaku tidak mengetahui wajah Ki Marhaen karena tidak punya fotonya.

“Sekarang mah jarang yang ziarah kalau dulu memang suka ada tapi sekarang mah sepi,"  tutur Ayid saat ditemui ayobandung.com di rumahnya di Kampung Cipagalo RT 04/03 Bandung, Jumat (21/06/2019).

Di rumah sederhana ini terdapat satu bingkai foto gambar Soekarno yang menarik perhatian mata karena dilihat dari bingkainya benda tersebut sudah lama ada di sana. Masyarakat sekitar ada yang mengetahui tentang Ki Marhaen dan ada juga yang tidak tahu.

“Iya ini foto pemberian. Dulu dikasih untuk istri Ki Marhaen sewaktu di Cibintinu. Waktu itu pada ke sana dan dikasih foto ini dan sampai sekarang masih ada,” tutup Ayid. (Sita Pebriani)

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar