Yamaha Mio S

Mulai 1 Juli, Penerbangan Domestik Bandara Husein Dipindahkan ke Kertajati

  Sabtu, 22 Juni 2019   Nur Khansa Ranawati
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Hery Antasari. (Nur Khansa Ranawati/Ayobandung.com)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM--Rencana pemindahan sejumlah penerbangan domestik dari Bandara Husein Sastranegara Kota Bandung menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka, bakal direalisasikan dalam hitungan hari. Berdasarkan rencana yang diungkap, perpindahan sejumlah penerbangan ini dimulai pada 1 Juli 2019.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Hery Antasari mengatakan, saat ini pihaknya siap menyediakan berbagai sarana yang diperlukan guna menunjang perpindahan rute penerbangan, baik dari segi penyediaan transportasi darat, kesiapan teknis BIJB, hingga pentaan lalu lintas penerbangan oleh PT Angkasa Pura II.

"Pada tanggal 1 (Juli) insyaallah sesuai dengan amanat dan juga perintah dari Pak Menteri (Perhubungan) bahwa itu adalah batas akhir, untuk (memulai) operasi di Kertajati dan berhenti operasi di Bandara Husein," ujarnya dalam acara Jabar Punya Informasi (Japri) di Gedung Sate, Jumat (21/6/2019) siang.

Saat ini, ujar Hery, pemerintah tengah melakukan finalisasi teknis kepindahan rute penerbangan menuju BIJB. Terdapat 56 penerbangan dari dan menuju 13 kota yang dipindahkan, dari rute penerbangan ke 13 kota yang akan dipindahkan, tinggal satu rute yang masih dalam proses pengajuan.

Sebagai sarana pendukung aksesibilitas, pihaknya telah mempersiapkan angkutan darat yang siap mengantarkan penumpang ke sejumlah kota tujuan di luar Majalengka. Kota-kota tersebut termasuk di antaranya adalah Bandung, Cirebon, Kuningan, Bekasi, dan Tasikmalaya. 

Angkutan-angkutan tersebut diproyeksikan menampung sekira 2.000-an penumpang yang tercermin dari jumlah tempat duduk pada rute yang dipindahkan dari Bandara Husein.

Hary juga menilai pemindahan rute penerbangan ke Bandara Kertajati ini juga membuka peluang bagi Bandara Husein untuk mengembangkan sayapnya.

Slot penerbangan yang lowong akibat dipindahkan, menurutnya, bisa diisi dengan pembukaan rute dari Bandar Husein ke berbagai daerah seperti Bandara Nusawaru Pangandaran, Tasikmalaya, Cirebon dan lain-lain.

"Kami memahami ketidanyamanan dari warga Bandung pengguna Bandara Husein akan terjadi, tapi ini akan terbayar bertahun-tahun ke depan ketika kita punya bandara megah besar dan representatif, tapi kami mohon juga demi Jabar yang lebih maju," tutur Hery.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar