Yamaha Lexi

KPAI Sarankan Orang Tua Tak Mengantre Saat Daftar PPDB

  Kamis, 20 Juni 2019   Fira Nursyabani
Calon siswa didampingi orang tua mengikuti hari pertama Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) di SMA Negeri 8 Bandung, Jalan Selontongan, Kota Bandung, Senin (17/6/2019). (Kavin Faza/ayobandung.com)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Retno Listyarti mengatakan orang tua tak perlu mengantre untuk mendaftar penerimaan peserta didik baru (PPDB). Ia menjelaskan, penerimaan bukan berdasarkan nomor antrean.

AYO BACA : Tim Investigasi PPDB Jabar Temukan Alamat Tak Sesuai Domisili

"Banyak orang tua yang mengantre sampai harus menginap di sekolah, padahal penerimaannya berdasarkan zonasi, jadi meski dia dapat nomor antreannya yang pertama tapi jaraknya sangat jauh dari sekolah juga ada kemungkinan tidak diterima," kata Retno, Rabu (19/6/2019).

AYO BACA : PPDB Kurang Sosialisasi, Komisi V DPRD Jabar Kecewa

Dia mengatakan antrean mengular kerap terjadi di sekolah-sekolah yang dianggap favorit oleh masyarakat. Hal itu menunjukkan bahwa masyarakat belum memahami sistem zonasi yang pendaftarannya dapat dilakukan secara daring.

Karena pendaftaran dapat dilakukan secara daring maka pendaftaran dapat dilakukan sendiri tanpa perlu mengantre di sekolah, kecuali si pendaftar tidak dapat melakukan pendaftaran secara daring.

Sistem zonasi, menurut Retno, telah membuka akses bagi siapa saja untuk mendapat pendidikan yang baik, namun hal yang harus diperbaiki adalah kualitas sekolah dan guru. Dengan sistem zonasi masyarakat juga dapat memantau kerja pemerintah daerah dalam membenahi dan membentuk kualitas pendidikan.

KPAI mengapresiasi pemerintah daerah yang mulai menambah jumlah sekolah negeri di wilayahnya, terutama wilayah yang sebelumnya tidak ada atau ada tetapi tidak menampung banyaknya siswa yang ingin mengakses sekolah negeri.

AYO BACA : Ombudsman: Sosialisasi PPDB di Jabar Masih Belum Optimal

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar