Yamaha NMax

Pemkot Bandung Berencana Potong TKD PNS

  Kamis, 20 Juni 2019   Anya Dellanita
Ilustrasi PNS

REGOL, AYOBANDUNG.COM--Dalam mengatadi defisit anggaran yang terjadi pada APBD 2019, Pemerintah Kota Bandung melakulan beberapa rencana. Salah satunya, akan memotong Tunjangan Kinerja Dinamis (TKD) untuk para ASN atau PNS di Kota Bandung.

Begitulah yang disampaika  oleh Sekretaris Daerah Kota Bandung,  Ema Sumarna. Ema mengatakan pada tahun ini memang terjadi defisit anggaran yang cukup besar pada struktur APBD 2019 mencapai Rp 609 miliar. Hasilnya, ternyata membuat beberapa kegiatan terpaksa dibatalkan.

"Berkenaan defisit faktanya seperti itu, defisit hampir Rp 609 miliar," ujar Ema di Pendopo Kota Bandung, Rabu (19/6/2019).

Ema mengatakan, hal tersebut disebabkan defisit anggaran yang dipengaruhi beberapa hal. Salah satunya pendaparan yang belum sempurna.

"Penyebab defisit, SILPA di luar perkiraan kita, terus pendapatan tidak mencapai 100 persen. Mungkin kalau bisa mencapai 100 persen defisit bisa berkurang atau bahkan mungkin tertutup," kata dia.

Guna mengatasi masalah tersebut, Ema mengatakan pihaknya telah menyiapkan langkah efisiensi. Langkah tersebut adalah melakukan efisiensi dari belanja langsung yang ada, mendorong peningkatan pendapatan dan retribusi. 

"Artinya ada konsekuensi kerja keras. Terutama SKPD yang beririsan dengan pendapatan," kata Ema.

Menurut dia, penyebab terjadinya defisit anggaran dipengaruhi beberapa hal. Pertama pendapatan yang belum maksimal, hingga SILPA yang tidak sesuai prediksi. 

"Penyebab defisit, SILPA di luar perkiraan kita, terus pendapatan tidak mencapai 100 persen. Mungkin kalau bisa mencapai 100 persen defisit bisa berkurang atau bahkan mungkin tertutup," kata dia.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Ema mengatakan pihaknya pihaknya telah menyiapkan langkah efisiensi. Mulai dari efisiensi dari belanja langsung yang ada, hingga mendorong peningkatan pendapatan dan retribusi. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar