Yamaha NMax

Emil Minta Oknum ASN yang Lecehkan Difabel Segera Dihukum

  Rabu, 19 Juni 2019   Fira Nursyabani
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Eneng Reni Nuraisyah Jamil/ayobandung.com)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM -- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil buka suara terkait kasus oknum aparatur sipil negara (ASN) Dinas Sosial Jawa Barat yang melakukan pelecehan seksual kepada seorang perempuan difabel yang menjadi peserta pelatihan keterampilan. Menurutnya, jika terbukti benar, secara normatif maka pelaku harus diberi sanksi.

Selama dia manusia, melakukan kejahatan kepada sesama manusia. Apapun status judul jabatannya, harus dihukum. Ke ranah hukum sesuai jenis pelanggarannya, apalagi itu jika ASN Pemprov Jabar, kata Gubernur yang akrab disapa Emil, di Gedung Sate Bandung, Rabu (19/6/2019).

Ia menegaskan, perbuatan itu telah mencoreng nama baik ASN. Saya pastikan kalau itu betul, mencoreng nama baik kita (ASN) sebagai pengayom masyarakat, apalagi kalau korbannya disabilitas, yakni yang harus diberi ekstra perhatian. Hukum harus kita tegakkan, ungkapnya.
\n
\nSementara itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat turut menyatakan prihatin dengan oknum ASN Dinas Sosial Jawa Barat, SR (50 tahun) yang melakukan pelecehan seksual kepada seorang perempuan yang jadi peserta pelatihan keterampilan Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas (BRSPD).

Sangat prihatin dan sangat menyayangkan ya adanya kasus oknum ASN di Dinsos Jabar yang melakukan perbuatan tidak senonoh, kata Ketua DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari.

Ineu mengatakan harus ada sanksi tegas bagi oknum ASN di Dinsos Jawa Barat tersebut agar kejadian serupa tidak kembali terjadi. Kalau memang sudah terbukti bersalah melakukan hal tersebut, tentunya harus diberikan sanksi tegas kepada yang bersangkutan, kata dia.

Menurut dia, seharusnya seorang ASN yang bertugas di Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat bisa menjadi contoh teladan atau melayani masyarakat bukan malah berbuat hal-hal yang negatif.

Sebelumnya, SR, oknum ASN di Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat mengakui telah melecehkan seorang anak perempuan difabel. SR diketahui diberikan tugas di Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas (BRSPD) Dinas Sosial Jawa Barat untuk memberikan pelatihan kepada para difabel.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar