Yamaha Aerox

Ayam Serundeng dan Sambal Gurih yang Bikin Nagih

  Selasa, 18 Juni 2019   Rizma Riyandi
Ayam Sambal Serundeng

COBLONG, AYOBANDUNG.COM--Harumnya wangi serundeng dan di warung nasi spesial sambal gurih (SPG) yang terletak di Jatinangor seolah menjadi daya tarik sendiri yang dimiliki warung nasi ini. Dengan menu andalan ayam serundeng dan sambal khasnya yang gurih membuat warung nasi ini selalu ramai. 

Warung nasi ini telah memiliki dua cabang di Jatinangor yaitu di sebrang Jalan Sayang dan di Sebrang Griya Jatinangor. Untuk satu porsi nasi dengan ayam serundeng dan sambal gurih bisa kita dapatkan seharga Rp 15.000. 

Yang menarik lagi dari warung nasi ini adalah pembeli bisa mengambil nasi sendiri sesuai dengan porsinya, begitu pula dengan serundeng dan sambalnya. Ayam yang dijual di warung nasi ini pun besar-besar. 

Sedangkan untuk minumnya sendiri, warung nasi ini memberikan minum teh tawar panas dan air putih gratis yang bisa kita refil. Namun bagi kalian pecinta minuman dingin jangan khawatir, disini juga disediakan berbagai macam minuman dingin dengan harga yang berbeda-beda. 

Selain menjual ayam serundeng, warung nasi ini pun juga menyediakan menu lain, seperti ayam bakar, sate usus, sate paru, tempe mendoan, dan masih banyak lagi. Bagi kalian yang tidak kuat pedas jangan khawatir, di warung nasi ini disediakan kecap di setiap mejanya.

Warung nasi ini, juga menerima pesanan dalam jumlah besar, maka tak heran jika berkunjung ke sini kita akan menemukan pembeli yang memborong nasi ayam serundeng SPG ini. 

Warung nasi yang telah buka sejak 3 tahun lalu ini dimiliki oleh ibu Ida. Ibu Ida mengaku awal mula ia membuka warung nasi ini lantaran kegemarannya berjualan. Dalam sehari ia bisa menjual 50-60 kg ayam.

“Ya kalo lagi rame banget bisa sampai 80kg, kalo hari biasa kaya gini mah palingan 50-60kg ayam”, ucap bu Ida sambil menyeruput es teh manisnya.

Untuk yang penasaran dengan warung nasi SPG ini bisa datang mulai pukul 9 pagi sampai pukul 9 malam. Pembeli yang datang pun bukan hanya berasal dari daerah Jatinangor saja melainkan dari Bandung dan Tanjung Sari. 

Pembeli yang datang disini datang dari berbagai kalangan, salah satunya mahasiswa. Aulia misalnya, mahasiswa Unpad ini mengaku cukup sering makan di warung nasi ini.

“Gimana ya abis warung nasi ini tuh bikin nagih gitu. Jadi kaya gabisa hanya sekali makan disini”, ucapnya. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar