Yamaha Lexi

KIPP Jabar Dorong Bawaslu Tetap Proses Pelanggaran KPU Cianjur

  Senin, 17 Juni 2019   M. Naufal Hafizh
Logo Bawaslu. (Istimewa)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM—Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Jawa Barat mendorong Bawaslu Jabar tetap memproses pelanggaran yang dilakukan KPU Cianjur. Pelanggaran tersebut yakni tidak dilaksanakannya rekomendasi Pemungutan Suara Ulang Pemilu 2019.

Ketua KIPP Jabar Irhan, di Cianjur, Senin (17/6/2019), menilai KPU Cianjur yang mengabaikan rekomendasi PSU dapat dikenakan Pasal 554 UU No. 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

AYO BACA : Bawaslu: KPU Langgar Prosedur Pendaftaran Lembaga Hitung Cepat

Dengan begitu, pihaknya tetap mendorong Bawaslu dan Gakumdu menegakkan pasal tersebut terhadap KPU Cianjur yang tidak mengindahkan dilaksanakannya PSU sesuai rekomendasi Bawaslu Jabar.

"KPU Cianjur diduga melakukan tindak pidana dengan sengaja menyebabkan orang lain kehilangan hak pilihnya pemilu sehingga perlu dilaksanakan PSU. Diabaikannya PSU juga terjadi di sejumlah wilayah Jabar termasuk Cianjur," katanya.

AYO BACA : Bawaslu Kabupaten Majalengka Sebut KPU Lakukan Pelanggaran Administratif

Ia menjelaskan, di daerah lain sudah diterapkan penegakan aturan dengan menggunakan pasal tersebut, bahkan komisioner KPU-nya sudah ditetapkan menjadi tersangka akibat tidak laksanakannya PSU.

"Karena banyak yang diabaikan, kemungkinan besar dapat dikenakan pasal yang sama untuk KPU yang tidak melaksanakan PSU," katanya.

Seperti diberitakan Bawaslu Jabar, merekomendasikan digelarnya PSU di sejumlah kecamatan di Cianjur karena terjadi berbagai kesalahan dalam pelaksanaan Pemilu 2019.

Namun, beberapa wilayah yang direkomendasikan tidak melaksanakan, termasuk Cianjur, untuk melakukan rekomendasi PSU dari Bawaslu di 1 TPS di Desa Sukataris, Kecamatan Mande.

AYO BACA : Tak Tanggapi Rekomendasi Pemungutan Suara Ulang, KPU Purwakarta Ditegur

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar