Yamaha NMax

Masuki Musim Kemarau, Embun Es Muncul di Dieng

  Senin, 17 Juni 2019   Andres Fatubun
Rerumputan yang tertutup embun es di dataran tinggi Dieng. (mldpsot)

BANJARNEGARA, AYOBANDUNG.COM -- Setelah muncul tiga kali pada Mei dan Juni, diperkirakan embun es Dieng masih akan kembali muncul pada Juli hingga September. Saat puncak musim kemarau, embun es relatif mudah muncul di Dieng.

Fenomena embun es di Dieng ini menjadi magnet luar biasa bagi wisatawan. Itu terbukti pada tingginya jumlah wisatawan libur lebaran 2019 lalu.

Selama 10 hari setelah lebaran, kunjungan wisata Dieng naik 35 persen dibanding periode yang sama tahun 2018 lalu.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dieng, Aryadi Darwanto mengatakan, pada 10 hari usai lebaran, tingkat kunjungan Dieng mencapai 127 ribu lebih wisatawan. Sedangkan pada periode yang sama pada 2018, kunjungan hanya berkisar 94 ribu orang.

"Kisaran kenaikan 30-35 persen," katanya kepada Liputan6.com, Minggu (16/6/2019).

Tingginya kunjungan ke Dieng banyak dipengaruhi oleh munculnya embun es Dieng pada Ramadan. Tercatat, embun es muncul tiga kali. Dua kali pada Mei dan sekali pada 1 Juni 2019.

"Kabarnya sih, karena tertarik untuk lihat embun. Dari Jakarta, itu sangat-sangat tertarik untuk melihat embun es. Makanya banyak yang datang," ungkap Aryadi.

Embun es Dieng yang langka itu membuat banyak pengunjung luar daerah penasaran dan ingin menyaksikan langsung fenomena embun beku yang oleh warga lokal disebut Bun Upas.

"Paling banyak keluarga, dari luar daerah. Karena memang penasaran," katanya.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar