Yamaha Lexi

Kuasa Hukum Jokowi Akui Tak Kesulitan Hadapi Gugatan BPN

  Senin, 17 Juni 2019   Fira Nursyabani
Ketua Tim Hukum Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra (ketiga kiri) bersama Direktur Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Ade Irfan Pulungan (keempat kiri) melihat draf bukti-bukti keterangan selaku pihak terkait dalam PHPU Pilpres 2019 yang akan diserahkan kepada petugas di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (13/6/2019). (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Kuasa hukum Jokowi-Ma'ruf, Ade Irfan Pulungan menyatakan pihaknya tidak kesulitan menyiapkan jawaban atas dalil gugatan yang disampaikan Prabowo-Sandi ke Mahkamah Konstitusi (MK). Irfan mengatakan pihaknya malah melihat gugatan kubu Prabowo-Sandi seperti tidak memahami kewenangan MK yang diatur UU Pemilu dan Peraturan MK.

AYO BACA : Tim Hukum Prabowo Sandi Minta LPSK Lindungi Hakim MK

"Nggak lah (tidak kesulitan), malah biasa saja," kata Irfan dihubungi di Jakarta, Minggu (16/6/2019).

AYO BACA : KPU Sebut Tuntutan Tim Prabowo Logika Tidak Nyambung

Dia menyatakan jawaban atas dalil itu tengah dipersiapkan dan akan disampaikan kepada MK tepat waktu sebelum sidang lanjutan pada Selasa (18/6/2019) digelar pukul 09.00 WIB.

Dia menekankan secara prinsip, kuasa hukum Jokowi-Ma'ruf akan menanggapi dalil gugatan awal Prabowo-Sandi. Sementara dalil perbaikan akan dianggap sebagai tambahan saja.

"Majelis hakim mempersilakan para pihak untuk merespons itu. Majelis tidak menyampaikan apakah harus dijawab keseluruhan atau tidak," katanya.

Sebelumnya MK menerima dalil perbaikan Prabowo-Sandi dalam sidang pendahuluan, Jumat (14/6/2019) lalu. MK mempersilakan KPU sebagai termohon, Jokowi-Ma'ruf selaku pihak terkait, dan Bawaslu sebagai pemberi keterangan dalam merespons dalil Prabowo.

AYO BACA : Begini Cerita Sidang Perdana Sengketa Pilpres di MK

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar