Yamaha NMax

Begini Rupanya Sejarah Hari Ayah

  Senin, 17 Juni 2019   Rizma Riyandi
Ilustrasi

LEGKONG, AYOBANDUNG.COM--Hari ibu adalah momen yang sering dirayakan halayak. Tetapi hari ayah? baru dirayakan baru-baru ini. Hari ayah diduga berasal dari Amerika Serikat yang berawal dari seorang wanita bernama Sonora LouiseSmart di Washington. Dilansir dari bbc, wanita ini kehilangan ibunya ketika melahirkan anak ke enam yang mengharuskan ayahnya sendiri yang mengurus keluarga.

Sonora  mendengar khotbah pendeta tentang hari ibu dan iya berfikir harus ada hari ayah yang juga harus dirayakan. Kemudian beberapa pendeta setuju dan 19 Juni 1909 menjadi hari ayah yang tidak resmi. Pada tahun 1909 aktor dan penyanyi asal Amerika Ray Heatherton merayakan hari ayah.

Kemudiann tahun 1966 presiden AS Lyndon B. Johnson memutuskan hari ayah jatuh pada minggu ke tiga pada bulan Juni. Enam tahun kemudian presiden Richard Nixon menandatangani hari ayah sebagai undang-undang.

Ada berbagai cara merayakan hari ayah. Seperti di Thailand, merayakan hari ayah pada tanggal 5 Desember yang bertepatan pada hari ulang tahun Bapak bangsa Raja Bhumibol Adulyadej yang sangat dikagumi. Sementara di Meksiko merayakan hari ayah dengan mengadakan perlombaan yang mengikut sertakan anak dan ayahnya. 

Di Jerman berbeda dengan negara lain, para ayah di Jerman memiliki kelompok atau geng sebaya nya. Jadi mereka merayakan hari ayah dengan teman-temannya. Mereka jauh dengan anak-anaknya karena sering melakukan perjalanan atau hiking bersama kawan-kawannya. 

Di Nepal anak-anak memberikan permen sebagai hadiah. Atau sebaliknya, ayahnya yang memberikan mereka hadiah. Sementara bagi ayah atau orangtuanya yang sudah meninggal, mereka melakukan ziarah kubur atau melakukan ritual suci lainnya untuk mengenang. 

Hampir sama dengan Perancis, mereka merayakan hari ayah dengan memberikan ayah nya bunga. Jika sudah meninggal maka mereka meletakkan nya diatas kuburan ayahnya. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar