Yamaha Lexi

Gejala dan Pencegahan Demam Berdarah

  Sabtu, 15 Juni 2019   Andres Fatubun
Nyamuk aides aegypti penyebar penyakit demam berdarah.

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Demam berdarah adalah penyakit yang disebabkan oleh virus (DENV) dan disebarkan oleh nyamuk Aedes. Menurut pusat pengendalian dan pencegahan penyakit (CDC) secara global, sekitar 400juta orang terinfeksi demam berdarah setiap tahunnya. 

Lalu apa penyebab penyakit ini?

Manusia terjangkit demam berdarah ketika terinfeksi virus (DENV) yang termasuk genus Flavivirus. Ada lima serotipe virus yang dapat menyebabkan penyakit demam berdarah. Nyamuk Aedes betina pembawa virus tersebut ketika mengigit manusia. 

Seseorang yang pernah mengalami demam berdarah lebih dari satu kali dan infeksi kedua akan lebih buruk.

AYO BACA : 7 Cara Menyingkirkan Kecoak Secara Efektif

Gejala demam berdarah akan muncul setelah 4-7 hari setelah digigit nyamuk yang terinfeksi virus tersebut.

Berikut gejala-gejalanya :
- Sakit kepala
- Mual dan muntah
- Nyeri otot, tulang dan sendi
- Bengkak pada kelenjar
- Ruam
- Sakit mata
- Demam tinggi
 
Kadang-kadang gejalanya ringan dan kebanyakan orang sudah pulih dalam 10 hari. Tapi tak jarang yang mengidap penyakit demam berdarah memburuk dan dapat merenggut nyawa. Hal ini terjadi karena:
- Kebocoran plasma
- Gangguan pernapasan 
- Penumpukan cairan
- Pendarahan
- Kerusakan organ

Gejala lainnya seperti :
- Pendarahan gusi dan hidung
- Muntah
- Kesulitan bernafas
- Sakit perut
- Darah dalam urin

Daerah tropis seperti Asia Tenggara, kepulauan Karibia, Afrika, Benua India, dan sekitarnya memiliki risiko tinggi terjangkitnya penyakit demam berdarah. 

AYO BACA : Hua Niu, Apel Berwana Ungu Gelap

Demam berdarah yang parah dapat merusak paru-paru, hati, bahkan jantung. Tekanan darah rendah yang parah dapat menyebabkan syok hingga kematian. 

Mendeteksi demam berdarah terbilang sulit karena gejalanya hampir sama seperti penyakit lain seperti malaria, demam tifoid, dan leptospirosis. Tes darah adalah salah satu cara efektif untuk memeriksa virus demam berdarah. 

Tidak ada dokter khusus yang menangani penyakit ini. Biasanya dokter menyarankan pasien untuk mengonsumsi banyak cairan untuk menghindari dehidrasi. Seperti : Air mineral, sup, jus buah segar, dan dianjurkan minum air garam. 

Pasien demam berdarah memerlukan perawatan intensif seperti :
- Pemantauan tekanan darah
- Rawat inap
- Penggantian cairan dan elektrolit intravena
- Tranfusi darah

Pencegahan demam berdarah dapat kita lakukakan dengan cara :
- Membuang sampah pada tempatnya
- Kosongkan, bersihkan dan tutup wadah penyimpanan air setiap minggu
- Gunakan insektisida pada tempat penyimpanan air
- Menggunakan obat nyamuk
- Memakai pakaian yang tertutup
- Memakai kelambu saat tidur
- Tidak keluar rumah saat fajar dan sore hari. (Sofa Marwati)

AYO BACA : 10 Langkah Perawatan Sederhana di Pagi Hari

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar