Yamaha NMax

Kuliner Bandung: Nasi Kuning Pungkur Cuma Buka Malam hingga Subuh

  Jumat, 14 Juni 2019   Andres Fatubun
Tampak lokasi Nasi Kuning Pungkur dengan suasana awal berjualan di Jalan Pungkur, Kota Bandung ( Jaka Jamalludin Yusuf)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Kuliner di Kota Bandung rasanya sudah tidak dapat dipungkiri lagi berbagai macam ragamnya. Karena kota satu ini banyak sekali menciptakan industri-industri kuliner yang memanjakan lidah pengunjungnya atau keunikan bagi para pengunjungnya. Seperti tempat yang satu ini, umumnya Pedangang Kaki Lima (PKL) penjual nasi kuning biasa berjualan pada pagi hari sebagai menu santapan sarapan.

Namun, lain dengan tempat PKL yang satu ini. Mereka menjual nasi kuning di malam hari dengan menu yang sedikit berbeda dengan yang lainnya. Tempat tersebut yakni memilki nama Nasi Kuning Pungkur yang berlokasi di jalan Pungkur tepat depan Oxygen Spa sebelum pertigaan jalan Moch.Ramdan dan Pasar Ancol. Tempat ini mulai beroperasi pada pukul 20.00 sampai dengan subuh.

Meskipun buka di malam hari, tidak sedikit pengunjung yang datang kesini untuk sekedar membelinya sebagai hidangan makan malam dirumah atau disantap langsung ditempat dengan fasilitas sederhana yakni tenda sebagai atapnya dan meja panjang yang mampu menampung kurang lebih 8 orang. Bahkan tidak sedikit juga Ojeg Online(Ojol) yang mangkal disitu hanya sekedar menunggu orderan yang masuk untuk membelikan pesanan pelanggan ke tempat nasi kuning tersebut.

“Ya lumayan, nongkrong disini kadang suka rame orderan foodnya ke nasi kuning pungkur” Ujar Wildan salah satu ojol yang sering mangkal disitu pada Jumat (14/6/2019).

Selain itu, jika kebanyakan nasi kuning hanya dikasih lauk telur dipotong-potong, tempe orek, abon, kacang, kerupuk, dan sambal. Beda dengan yang satu ini, mereka menyajikan nasi kuning dengan lauk yang unik-unik seperti semur jengkol, telur potong-potong, telur balado, daging rendang, ati ampela, gorengan, batagor, dan untuk sambalnya mereka menggunakan bumbu kacang yang dicampur dengan kecap layaknya batagor.

"Jujur memang enak dan unik menurut saya, di kota asal saya tidak ada sajiannya yang kaya gini. Makanya kadang kalo lagi gasempet suka memesan lewat aplikasi” ujar Andri Heriana pegawai kator yang hampir rutin membeli Nasi Kuning Pungkur sambil tertawa pada Jumat (14/6).

Untuk mendapatkan seporsi makanan tersebut cukup mengeluarkan uang sebesar Rp. 10.000/perporsi, namun harga tersebut tentatif. Tergantung selera yang ingin disajikan dan disantap. Tempat ini rasaya sangat cocok bagi para pemburu kuliner yang unik-unik atau bahkan cocok bagi para pemburu makanan di malam hari jika perut keroncongan. (Jaka Jamalludin Yusuf)

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar