Yamaha Mio S

Memasuki Musim Kemarau, Pemkab Bandung Surati BMKG

  Jumat, 14 Juni 2019   Mildan Abdalloh
Ilustrasi kemarau. (Irfan Al-Faritsi/Ayobandung.com)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM— Kabupaten Bandung merupakan salah satu daerah yang rawan terhadap kekeringan saat musim kemarau. Meski begitu, Pemerintah Kabupaten Bandung belum menentukan siaga darurat kekeringan.

Kepala Seksi Kesiapsiagaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Asep Mista mengatakan, jika melihat cuaca, saat ini sudah memasuki musim kemarau.

"Kami akan ke BMKG untuk meminta prediksi musim kemarau. Sekarang memang harusnya sudah masuk musim kemarau, tapi masih ada hujan," tutur Asep, Jumat (14/6/2019).

AYO BACA : Cara Mudah Atasi Batuk Berdahak di Musim Pancaroba

Data dari BMKG, kata Asep, akan menjadi dasar penentuan status siaga darurat kekeringan.

"Sekarang belum ada status siaga darurat karena butuh data dari BMKG," ucapnya.

Selain meminta data prediksi musim dari BMKG, BPBD Kabupaten Bandung saat ini tengah melakukan survei lapangan untuk melakukan pemetaan daerah rawan kekeringan.

AYO BACA : Kemarau di KBB Diprediksi Terjadi Pada Pertengahan Juni ini

"Yang rawan kekeringan lumayan banyak. Tersebar hampir merata," katanya.

Dalam keadaan siaga, lanjut Asep, satu unit tangki sudah siap untuk melakukan suplai air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan penanganan.

"Untuk tanki kami memang hanya mempunyai satu unit. Tapi bisa meminta bantuan kepada pihak lain, baik Disperkimtan, Dinsos, PMI, PDAM, maupun Basarnas," ujarnya.

Jika membutuhkan suplai air bersih, masyarakat bisa menghubungi BPBD Kabupaten Bandung melalui desa masing-masing.

AYO BACA : Jelang Kemarau, BPBD KBB Siap Salurkan Air Bersih

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar