Yamaha Aerox

Toko Buku Akasa, Sudut Ruang Baca di Tengah Pasar

  Jumat, 14 Juni 2019   Andres Fatubun
Suasana Toko Buku Akasa yang berada di tengah Pasar Cihapit. (Ulfah Dalilah)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Suasana lalu lalang sering dirasakan saat sedang berada di pasar tradisional yang tentunya sangat identik dengan becek, kotor serta hiruk pikuk pedagang yang menjajakan dagangannya. Tak terkeciuali Pasar Cihapit yang letaknya di tenah kota Bandung.

Namun siapa sangka di tengah pasar tersebut, terdapat keunikan yaitu adanya ruang baca. Ruang baca tersebut adalah toko buku Akasa, yang diambil dari bahasa sansekerta. Artinya "hanya melihat" dengan maksud ketika melihat buku seolah dapat mempresentasikan sesuai apa yang dipikirkan. 

Akasa yang berdiri sejak 2018, tampak berbeda lapak-lapak di sekitarnya. Toko ini memiliki tampilan dengan warna putih yang di bagian atas toko terpampang jelas nama Akasa. Selain itu, terdapat juga dua buah meja dan bangku yang ditata rapih layaknya seperti di kafe. 

Akasa didirkian oleh Yussan Ahmad atau Bonil dengan empat teman lainnya semasa di Yogyakarta. Hingga pada akhirnya mereka memutuskan untuk melakukan bisnis dan membuka toko buku di tengah pasar. 

"Alasan memilih toko buku di pasar selain tempat jual beli, mungkin kalo ada toko buku dalam pasar bisa juga mendekatkan kegiatan literasi dengan warga pasar karena membaca juga menjadi kebutuhan manusia," jelas Bonil saat ditemui Kamis (13/06/2019). 

Selain itu, toko buku Akasa juga menyediakan tempat untuk meminum teh. Teh yang disajikan merupakan teh tubruk lawas yang didapat hasil berkeliling di beberapa wilayah Indonesia.

Buku-buku yang ada di toko ini sangat beragam. Mulai dari buku filsafat, seni, novel, sejarah. Selain baca buku dan meminum teh, toko ini juga pernah mengadakan pameran, pantomim, menonton video hingga berbagi teh jepang gratis.

Bonil mengungkapkan ia memiliki rencana untuk mengembangkan toko bukunya. "Toko akan ada perubahan kecil, penambahan buku dan pada bulan Agustus mendatang toko buku Akasa juga diundang ke Jepang untuk mengikuti bazar art disana," jelasnya.

Pengunjung yang datang terbilang beragam. Seperti pelajar tingkat SMA, mahasiswa, seniman, peneliti, wisatawan, atau bahkan orang Jepang. Toko buku Akasa buka setiap hari mulai pukul 10.00 WIB hingga 22.00 WIB. (Ulfah Dalilah) 
 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar