Yamaha NMax

Jemaah Haji Gagal Berangkat Via Kertajati, Komisi IV Angkat Suara

  Kamis, 13 Juni 2019   Nur Khansa Ranawati
Ilustrasi jemaah haji. (fajrifm)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM -- Wakil Ketua Komisi IV DPRD Jawa Barat, Daddy Rohanady, angkat bicara soal gagalnya jemaah haji berangkat dari Bandara Kertajati tahun ini. Masalah perjanjian dan administrasi disebut sebagai kendala utama.

Menanggapi hal tersebut, Daddy menilai Pemerintah Provinsi Jawa Barat kurang melalukan persiapan. Pasalnya, dirinya menganggap persoalan administrasi terkait pemberangkatan haji dapat diantisipasi dari jauh hari.

"Aneh jadinya kalau benar hanya karena urusan administrasi bisa menggagalkan pemberangkatan haji. Apa saja yg dikerjakan setahun ini? Artinya tidak diantisipasi sejak awal alias tidak punya persiapan," ungkapnya ketika dihubungi Ayobandung.com, Kamis (12/6/2019). 

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan faktor utama yang menggagalkan keberangkatan tersebut tahun ini adalah administrasi terkait kerjasama yang telah disepakati antara pihak Saudia Airines dengan Bandara Soekarno Hatta.

"Dari info yang saya terima, Saudi Airlines ini kekeuh dengan (bandara) Soetta. Ini sudah di sana lama, jadi ini bukan masalah infrastruktur tapi administrasi. Sebagai pemimpin saya sudah mengupayakan," ungkap Emil, sapaam akrabnya ketika ditemui di Gedung Sate belum lama ini. 

Meski infrastruktur diklaim sudah siap, Daddy menilai masalah terkait infrastruktur dan fasilitas penunjang di Bandara Kertajati juga menjadi faktor yang menyumbang kegagalan pemberangkatan haji tahun ini. Percepatan pembangunan infrastruktur di kawasan tersebut dinilai akan kembali terhambat apabila pemberangakatan haji ditunda.

"Kertajati belum ada hotel, rumah sakit, gudang aftur yg lebih memadai, mall. Selain itu, akses tol langsung juga belum ada," jelasnya.

"Butuh pula angkutan dari dan ke bandara. Tapi kalau 17 kloter (haji) jadi berangkat, itu akan jadi trigger percepatan semua itu. Kalau gagal berangkat haji 2019, semua pasti terlambat," tambahnya.

Untuk itu, dia berharap sejumlah hal dapat dilakukan untuk mempercepat hidupnya denyut aktivitas di Bandara Kertajati, meliputi : 

1. Tetap berangkatkan 17 kloter haji dari Kertajati
2. Percepat pembangunan asrama hajip
3. Promosi sebanyak-banyaknya rute yang dilayani, tambah dengan rute strategis
4. Percepat pembangunan fasilitas penunjang di Kertajati Aerocity. 
5. Percepat pembangunan tol Cisumdawu.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar