Yamaha NMax

Jembatan Cirahong, Tempat Favorit Anak Muda Tasik Menghabiskan Senja

  Kamis, 13 Juni 2019   Irpan Wahab
Jembatan Cirahong. (google maps/Apriyani)

MANONJAYA, AYOBANDUNG.COM -- Siapa yang tidak mengenal Jembatan Cirahong, Jembatan yang berfungsi sebagai rel kereta api ini berada di Desa Margaluyu Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya. Jembatan dibangun pada tahun 1893 oleh pemerintah Belanda dengan panjang 202 meter dengan tinggi 66 meter di atas aliran sungai Citanduy.

Jembatan Cirahong berada di perbatasan Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis. Uniknya, bukan karena sebagai jalur kereta api. Jembatan Cirahong juga berfungsi sebagai jalur kendaraan. Namun karena sempitnya ruas jembatan, kendaraan harus bergiliran untuk melewati jembatan

Saat melewati jembatan Cirahong, pengendara harus berhati-hati karena hanya beralasakan bantalan kayu. Bantalan kayu membentang sebagai alas ban kendaraan. Secara bergeliran, kendaraan seolah melewati lorong yang sangat panjang.

“Kita atur sekitar 5 menit sekali kendaraan bergiliran baik dari arah Ciamis maupun dari arah Tasikmalaya. Karena lebarnya hanya sekitar 2 meter, jadi hanya kendaraan kecil dan kendaraan keluarga yang bisa lewat, kalau yang besar mah tidak bisa, “ papar Lukman (40) salah seorang pengatur kendaraan di jembatan Cirahong, Kamis (13/6/2019).

Selain dipegunakan sebagai jalur trasportasi kereta dan kendaraan roda empat maupun roda dua, jembatan Cirahong juga dijadikan tempat nonkrong anak muda khususnya warga Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis. Banyak anak muda yang hanya sekedar nongkrong dipinggir rel kereta. Tidak sedikit pula yang mengabdikan melalui media ponsel.

Wajar jika anak muda menjadikan jembatan Cirahong menjadi tempat nongkrong murah meriah. Karena panorama dan keindahan alam yang disuguhkan sangat indah.  Bentang alam dan pegunungan di sekitar jembatan Cirahong sering dijadikan objek foto sekedar untuk mengabadikan keindahan alam.

Alfi Hasan (28) Warga Cibeureum Kota Tasikmalaya mengatakan, ia sengaja nongkrong di jembatan Cirahong karena keindahan alam yang disuguhkan. Ia mengaku kagum dengan bangunan jembatan Cirahong yang masih kokoh hingga 125 tahun lebih.

“Sekalian wisata sejarah, karena bentuknya yang unik juga pemandangan di sekitar jembatan juga indah. Apalagi kalau musim panen, terlihat kuningnya padi di bawah situ, “ papar Alfi.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar